Polisi Ungkap Kondisi Aktivis Protes Usai Diserang Cairan Kimia

Jumat, 13 Maret 2026 – 18:23 WIB

Jakarta, VIVA – Polisi mengungkapkan kondisi terbaru Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus (27), setelah menjadi korban dugaan penyiraman air keras oleh orang tak dikenal (OTK).

Akibat serangan itu, Andrie mengalami luka bakar di beberapa bagian tubuh dan saat ini masih dalam perawatan medis.

Kepala Divisi Humas Polri, Inspektur Jenderal Polisi Johnny Eddizon Isir, mengatakan luka korban terdapat pada beberapa bagian tubuh yang penting.

“Kondisi luka dari saksi korban AY ada beberapa bagian tubuh yang kemudian terkena dada, ada wajah, dan tangan,” kata Johnny, Jumat, 13 Maret 2026.

Sementara itu, penyelidikan kasus ini sedang dilakukan aparat kepolisian. Proses penanganan dimulai melalui Laporan Polisi Model A Nomor 222/III/2026/Satreskrim/Restro Jakarta Pusat/Polda Metro Jaya.

Menurut Johnny, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo telah memberikan perhatian khusus terhadap pengusutan kasus yang menimpa aktivis KontraS ini.

“Bapak Kapolri selaku pimpinan Polri telah memberikan atensi khusus terhadap penanganan dan pengungkapan kasus ini,” tuturnya.

Kasus ini sekarang ditangani Satreskrim Polres Metro Jakarta Pusat. Dalam prosesnya, penyelidikan juga didukung Polda Metro Jaya serta Bareskrim Polri.

Johnny menegaskan proses penyelidikan dilakukan dengan pendekatan ilmiah untuk mengungkap pelaku dan motif di balik peristiwa tersebut.

“Polri juga memastikan bahwa proses penyelidikan dan penyidikan, bagian daripada penegakan hukum dilakukan secara berbasis ilmiah,” ujarnya.

Sejauh ini, polisi telah melakukan olah TKP di lokasi kejadian serta mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi di sekitar lokasi.

“Pendalaman terhadap para saksi sedang dilakukan. Khusus untuk saksi korban, pimpinan Polri dan Polri menyampaikan turut prihatin, dan kita mendoakan semoga saksi korban atas nama AY bisa mendapat perawatan dan pulih kembali dan dapat dimintai keterangan,” ujarnya.

MEMBACA  Harga Emas Antam Hari Ini Turun Lagi Menjadi Rp1,47 Juta/Gram

Sebelumnya diberitakan, Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus, menjadi korban dugaan penyiraman air keras oleh OTK di kawasan Salemba, Jakarta Pusat, Kamis malam, 12 Maret 2026.

Halaman Selanjutnya

Peristiwa tersebut kini sedang diselidiki oleh Polres Metro Jakarta Pusat. Polisi memastikan korban telah mendapatkan penanganan medis setelah insiden itu.

Tinggalkan komentar