Polisi Metro Bergerak Selidiki Laporan Dokter Oky Terkait Teror Karangan Bunga

Rabu, 4 Februari 2026 – 16:47 WIB

Jakarta, VIVA – Polda Metro Jaya saat ini sedang menyelidiki kasus dugaan teror terhadap dokter kecantikan Oky Pratama. Kasus ini terkait dengan pengiriman karangan bunga yang diduga berisi fitnah dan pencemaran nama baik.

Baca Juga:
Cerita Dokter yang Pertama Kali Tangani Lula Lahfah, Bongkar Detik-detik Korban Dinyatakan Meninggal

Kasus tersebut tercatat dengan nomor LP/B/6090/VIII/2025/SPKT/POLDA METRO JAYA dan dilaporkan sejak 28 Agustus 2025. Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Budi Hermanto, membenarkan laporan itu. Dia menyebutkan dugaan teror dialami Oky baik di rumah maupun tempat usahanya.

“Jadi memang Dokter Oky melaporkan suatu peristiwa di mana rumah atau tempatnya dikirimi bunga papan, karangan bunga yang mengandung unsur seperti teror, intimidasi,” ujarnya, Rabu (4/2/2026).

Baca Juga:
Terungkap! Detik-detik Reza Arap Tiba di Apartemen Lula Lahfah Terekam CCTV, Datang Bersama Sosok Ini

Dalam penanganannya, kepolisian sempat membuka jalur mediasi. Polda Metro Jaya memfasilitasi pertemuan antara Oky Pratama dengan dua terlapor berinisial HPS dan IW pada 8 Januari 2026. Sayangnya, upaya ini belum membuahkan hasil.

“Sudah dilakukan mediasi pertama tanggal 8 Januari 2026, namun saudari HPS dan saudara IW tidak dapat hadir,” katanya.

Baca Juga:
Polda Metro Jaya Minta Maaf Soal Polemik Penjual Es Jadul yang Dituding Berbahan Spons

Meski begitu, kepolisian memastikan kasus ini tidak berhenti. Penanganan perkara tetap dilanjutkan dan kini ditangani oleh Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya.

“Sehingga proses masih terus berjalan, penyidik sedang melakukan koordinasi dengan ahli bahasa dan ahli hokum pidana. Jadi proses perkara ini tetap berjalan,” tuturnya.

Polda Metro Jaya menegaskan bakal mendalami semua unsur laporan untuk memastikan ada atau tidaknya tindak pidana terkait dugaan teror, intimidasi, dan pencemaran nama baik yang dilaporkan oleh Dokter Oky Pratama.

MEMBACA  Pejabat Federal Reserve Tertinggi Mengatakan AS Dapat Memerlukan Pemotongan Suku Bunga Jika Tarif Besar Kembali

Polda Metro Buka Peluang Razia Gas Tertawa N2O Usai Kasus Kematian Lula Lahfah

Maraknya penyalahgunaan gas nitrous oxide (N2O) untuk mencari sensasi euforia kini menjadi perhatian serius Polda Metro pasca kasus kematian Lula Lahfah.

VIVA.co.id
2 Februari 2026

Tinggalkan komentar