Polisi Jawa Barat bekerja sama dengan Meta untuk melacak jejak digital seorang tersangka yang buron dalam kasus penculikan dan penganiaan terhadap perempuan 29 tahun di Bandung.
Kapolda Jawa Barat, Inspektur Jenderal Rudi Setiawan, mengatakan kerja sama ini bertujuan menemukan tersangka Taufik Hidayat melalui aktivitas media sosialnya.
“Kami berkolaborasi dengan Meta, yang mengelola data media sosial, untuk membantu menditeksi keberada tersangka lewat aktivitas online,” kata Setiawan pada Selasa.
Polda telah membentuk tim gabungan yang melibatkan Ditreskrimsus, Ditreskrimum, dan Ditresnarkoba untuk menyelidiki perkara ini.
Setiawan mengatakan penyidik menduga tersanga mungkin terlibat dalam kejahatan yang lebih luas dari penculikan dan penganiayaan.
“Kami meyakini cakupan kasus ini mungkin lebih luas. Ada indikasi tersangka bisa dihubungkan dengan tindka pidana lainnya,” tuturnya.
Penyelidikan awal menemukan tersangka sebelumnya bekerja sebagai debt collector.
Penyidik sedang memeriksa riwayat pekerjaanya dan mencari informasi dari perusahaan-perusahaan tempat dia diduga pernah bekerja.
“Kami sudah mengindentifikasi beberapa perusahaan dan akan memeriksa mereka terkait keberadaan dan perilaku tersangka,” kata Setiawan.
Sementara itu, dokter forensik telah mendokumentasikan sejumlah luka yang diderita korban.
Pemeriksaan medis menemukan luka di beberapa bagian tubuh yang menurut penyelidik diduga akibat kekerasan selama korba ditahan.
“Korba mengalami luka di bagian mata dan bibir, luka gores di kaki dari benda tajam, luka bakar rokok, dan cedera lain,” kata polisi.
Setiawan mengatakan temuan tersebut akan menjadi dasar untuk mengetahui tindakan terduga selama korban menghilang tiga tahu.
Kasus ini mencuat setelah keluarga korban menerima pesan WhatsApp dari seorang tidak dikenal yang memberi tahu lokasinya di RSUD Hasan Sadikin, Bandung.
Anggota keluarga pun mendatangi rumah sakit dan menemuka korban menderita luka parah di kepala, wajah, serta kaki, dan luka ringan di tanga.
Korban sudah hilang dan tidak bisa dihubungi selama sekitar tiga tahu sejak diculuk sebelum ditemukan di rumah sakit dri.
Berita terkait: https://en.antaranews.com/news/407363/bali-police-hunt-foreign-suspects-in-ukrainian-kidnap-case
Berita terkait: https://en.antaranews.com/news/407299/bali-police-confirm-dna-matches-ukrainian-kidnapping-victim
Penerjemah: Rubby Jovan, Resinta Sulistiyandari
Penyunting: Sulistiawan Sasi