PMI Siapkan 2.500 Ton Perlengkapan Pendidikan untuk Sumatra

Jakarta (ANTARA) – Palang Merah Indonesia (PMI) telah menyiapkan bantuan logistik sekitar 2.500 ton untuk mendukung rehabilitasi dan tanggap darurat, termasuk peralatan sekolah untuk anak-anak yang terdampak bencana di Sumatra.

Ketua PMI Jusuf Kalla mengatakan pada Kamis bahwa bantuan ini mencakup berbagai kebutuhan dasar, mulai dari buku pelajaran, alat tulis, dan tas sekolah hingga peralatan kebersihan dan rehabillitasi.

Bantuan logistik ini rencananya akan mulai dikirim dalam waktu dekat.

"Anak-anak sudah mulai bersekolah. Jadi, kami sudah siapkan perlengkapan pendidikan, seperti 1,5 juta buku tulis dan 20.000 paket sekolah," ujar Jusuf Kalla setelah memeriksa Gudang Logistik PMI.

Selain peralatan pendidikan, PMI juga menyiapkan alat kebersihan untuk mendukung proses rehabilitasi pascabencana.

Bantuan meliputi cangkul, peralatan kebersihan, dan perlengkapan lain yang diperlukan untuk membersihkan rumah dan lingkungan yang terdampak.

"Sebagian bantuan ini untuk tanggap darurat, tapi lebih banyak fokus ke rehabilitasi," katanya.

PMI juga menyiapkan tangki air, terdiri dari 60 unit untuk penyediaan air bersih dan 30 unit khusus untuk kebersihan.

Dia menyatakan bahwa semua bantuan direncanakan akan dikirim pada Sabtu, 3 Januari 2026, menggunakan kapal Kalla Lines.

PMI akan terus memastikan distribusi bantuan tepat waktu dan memenuhi kebutuhan masyarakat terdampak, khususnya untuk mendukung pemulihan dan keberlangsungan kegiatan pendidikan.

Berita terkait:
Prabowo sarankan atap yang lebih sejuk untuk rumah sementara korban banjir Aceh
Bantuan yang memadai sampai ke korban banjir Sumatra tanpa status darurat
Semua gardu listrik di Aceh sudah beroperasi penuh: CEO PLN

Penerjemah: Mecca Yumna Ning Prisie, Katriana
Editor: Azis Kurmala
Hak Cipta © ANTARA 2026

MEMBACA  Penegakan Hukum yang Efektif Penting untuk Mengatasi Premanisme

Tinggalkan komentar