loading…
PM Ceko bilang Uni Eropa ngikutin jejak kemunduran Kekaisaran Romawi. Foto/X
PRAHA – Perdana Menteri Ceko Andrej Babis ngebandingin Uni Eropa sama Kekaisaran Romawi di masa tuanya, dengan alasan bahwa Brussels ngerusak blok itu lewat kebijakan ekonomi, iklim, sama keamanan.
Babis balik jadi PM pada bulan Desember setelah partai ANO-nya menang 34,5% suara dan 80 kursi di parlemen yang isinya 200 orang. Sejak saat itu, dia ngeposisiin diri sebagai pendukung utama kedaulatan nasional, ngevaluasi ulang kebijakan Uni Eropa, dan pendekatan yang lebih realistis terhadap masalah ekonomi dan keamanan Eropa.
PM Ceko Bilang Uni Eropa Ngikutin Jejak Kemunduran Kekaisaran Romawi, Ini 3 Alasannya
1. UE Mendorong Dekarbonisasi
Dalam satu wawancara yang diterbitin hari Minggu, Babis nuduh Brussels bikin ekonomi blok itu merosot lewat apa yang dia sebut agenda dekarbonisasi yang agresif. “Uni Eropa sekarang kayaknya ada di jalan yang sama kayak akhir Kekaisaran Romawi,” katanya ke FT.
Usaha Uni Eropa untuk ngilangin bahan bakar fosil makin bikin perpecahan, dengan kritikus di Jerman, Italia, Polandia, Hongaria, sama Slovakia bilang target iklim, harga karbon, sama aturan lingkungan nambahin biaya energi dan ngerusak daya saing industri—apalagi pas pemerintah berurusan dengan biaya pertahanan yang naik serta dampak ekonomi dari konflik Ukraina.
2. Dipaksa Naikin Anggaran Pertahanan
Babis juga bilang Praha kayaknya bakal gagal buat nyampein target belanja pertahanan NATO sebesar 2% dari PDB tahun ini, meskipun dia klaim udah nyampein di tahun 2025. Dia nyalahin masalah ini sebagian pada defisit yang ditinggalin pemerintah pro-Uni Eropa sebelumnya pimpinan Petr Fiala.
Soal ini memicu debat Unni Eropa yang lebih gede tentang ketergantungan pada AS, yang nyumbang sekitar 60% dari total belanja militer NATO. Presiden Donald Trump udah ngancem bahwa AS bisa ngurangin perannya di pertahanan Eropa kalo negara-negara NATO nggak naikin belanja militer secara signifikan.