Plt Bupati Pati Curhat ke Jokowi soal Keburukan Sudewo, Siapa Sebenarnya?

Konflik antara mantan Bupati Pati, Sudewo, dan mantan wakilnya, Risma Ardhi Chandra, semakin panas. Sudewo menuduh Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pati itu sudah menjelek-jelekkan namanya di depan Presiden ke-7, Joko Widodo (Jokowi).

Pernyataan itu ia sampaikan setelah menjalani sidang dugaan kasus korupsi di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Semarang, Senin (6/7/2026). Di hadapan wartawan, Sudewo mengaku kecewa terhadap sikap Chandra yang sebelumnya adalah Wakil Bupati Pati.

Menurut Sudewo, Chandra bilang ke Jokowi bahwa dia tidak diberi peran dan sering ditinggal sendiri. Saat dikonfirmasi, Chandra tidak membantah atau membenarkan pernyataan Sudewo. Dia hanya bicara ingin fokus membangun Pati sebagai Plt Bupati.

Lalu, siapa sebenarnya Risma Ardhi Chandra?

Risma Ardhi Chandra lahir pada 11 Mei 1976 dan berprofesi sebagai politikus. Ia menjabat sebagai Plt Bupati Pati sejak 21 Januari 2026, menggantikan Sudewo yang sudah ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Sebelumnya, Chandra menjabat Wakil Bupati Pati untuk periode 2025–2030.

Sebelum jadi wakil bupati, Chandra memulai kariernya di PLN bagian IT dari tahun 2001 sampai 2005. Setelah empat tahun, ia mendirikan perusahan IT di Kabupaten Pati. Lalu pada tahun 2007, bisnisnya merambah bidang perikanan dengan nama CV Dua Putra. Akhirnya, pada tahun 2015 perusahaannya berkembang menjadi PT Dua Putra Utama Makmur Tbk.

Pada 23 Agustus 2024, Chandra terjun ke politik dan resmi gabung ke PKB. Dalam Pilbup Pati 2024, dia maju sebagai calon Wakil BupatiPat untuk periode 2025–2030 mendampingi Sudewo dari Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra). Pasangan itu menang dengan meraih 419.684 suara, atau sekitar 53,54 persen dari total suara yang sah.

MEMBACA  Perdana Menteri Australia Minta Maaf atas Komentar 'Tidak Sopan' soal Kylie Minogue

Tinggalkan komentar