Piala Dunia 2030: Partai Puncak Berlangsung di Spanyol

Selasa, 27 Januari 2026 – 11:35 WIB

Presiden Federasi Sepak Bola Spanyol (RFEF), Rafael Louzan, mengklaim bahwa final Piala Dunia 2030 akan diadakan di Spanyol.

Pernyataan ini ia sampaikan meskipun FIFA sampai saat ini belum mengumumkan secara resmi stadion atau negara tuan rumah untuk pertandingan paling bergengsi di dunia itu.

Piala Dunia 2030 akan menjadi edisi spesial karena menandai 100 tahun penyelenggaraan turnamen. Beberapa pertandingan perayaan akan diadakan di Argentina, Paraguay, dan Uruguay, sementara Spanyol, Portugal, dan Maroko menjadi tuan rumah utama.

Portugal disebut ingin menggelar salah satu semifinal, sedangkan Spanyol dan Maroko bersaing ketat untuk menjadi tempat final.

Namun yang mengejutkan, Louzan secara terbuka menyatakan bahwa laga final akan berlangsung di negaranya.

"Spanyol punya kapasitas organisasi yang sudah terbukti selama bertahun-tahun. Kami akan memimpin Piala Dunia 2030 dan final turnamen itu akan diadakan di sini," kata Louzan kepada Asosiasi Pers Olahraga Madrid, Senin waktu setempat.

Pernyataan itu menarik perhatian karena FIFA secara resmi masih dalam tahap evaluasi dan belum mengambil keputusan akhir.

Louzan juga menyinggung pesaing utama Spanyol, Maroko, yang menurutnya masih memiliki beberapa masalah. Ia menunjuk pada insiden kericuhan di tribun dan masalah dengan petugas lapangan saat final Piala Afrika, termasuk kasus penyerangan terhadap kiper cadangan Senegal oleh ball boy.

"Maroko sedang mengalami transformasi besar dengan stadion-stadion yang hebat, dan itu perlu dihargai. Tapi di Piala Afrika, kita juga lihat kejadian yang merusak citra sepak bola dunia," ujarnya.

Louzan menekankan komitmen Spanyol untuk menjadikan Piala Dunia 2030 sebagai yang terbaik sepanjang sejarah.

"Ini adalah edisi seratus tahun Piala Dunia. Kita harus berada di level tertinggi. Kami bekerja agar Spanyol menyelenggarakan Piala Dunia terbaik pada 2030," katanya.

MEMBACA  Starmer Hadapi Pemberontakan yang Semakin Membesar di Partai Buruh Soal Pemotongan Kesejahteraan

Meski begitu, laporan Cadena SER menyebut klaim Louzan belum mewakili keputusan resmi. Menurut sumber mereka, pernyataan itu lebih seperti harapan pribadi daripada fakta, karena FIFA baru akan menentukan lokasi final setelah Piala Dunia 2026 selesai.

Spanyol sendiri memang disebut sebagai favorit kuat untuk menggelar partai puncak, dengan Stadion Santiago Bernabeu sebagai kandidat utama. Hubungan baik Real Madrid dengan FIFA juga diyakini bisa menjadi faktor penting dalam keputusan akhir nanti.

Tinggalkan komentar