Loading…
Bantuan air bersih dari Pertamina Peduli di Kebun Tanah Kerban, Karang Baru, Aceh Tamiang, pada Kamis (1/1/2026). FOTO/dok.SindoNews
JAKARTA – Bantuan kemanusiaan dari Pertamina Peduli sekarang jadi harapan buat warga Aceh Tamiang yang terkena dampak bencana. Sudah dua minggu setelah bencana, kesulitan mendapatkan air bersih masih jadi masalah yang urgent, karena banyak sumber air warga yang tercemar lumpur.
Seperti yang dialami Yanti, warga Kebun Tanah Kerban, Karang Baru. Dia dan keluarganya sempat terpaksa pakai air dari parit yang keruh dan berlumpur untuk kebutuhan sehari-hari. Keadaan mulai membaik setelah bantuan air bersih dari Pertamina Peduli datang dan dibagi-bagikan secara rutin tiap dua hari sekali.
Air bersihnya didistribusikan pakai mobil tangki yang berkeliling dari rumah-kerumah. Warga menampung air itu dengan jerigen atau ember. “Sangat membantu banget. Sebelumnya kami cuma pakai air parit. Air bersih ini baru ada sekitar dua minggu setelah bencana dan kami sangat terbantu,” kata Yanti, Sabtu (3/1/2025).
Cerita yang sama juga diungkapin oleh Putera, warga lain disana. Dia bilang kondisi air sebelum ada bantuan memang sangat memprihatinkan. “Sampe-sampe kami manggil air parit itu ‘air cappuccino’ karena warnanya. Tapi mau gimana lagi. Setelah Pertamina kasih air bersih, alhamdulillah, sekarang udah bisa dipakai buat segala kebutuhan,” jelasnya.
Baca Juga: Pertamina Patra Niaga Percepat Pemulihan Pascabencana lewat Posko Peduli di Pidie Jaya