Permohonan Maaf Erick Thohir Atas Kegagalan Timnas ke Piala Dunia 2026

loading…

Ketua Umum PSSI Erick Thohir meminta maaf karena Timnas Indonesia gagal lolos Piala Dunia 2026. Foto: Dok Sindonews

JEDDAH – Ketua Umum PSSI Erick Thohir minta maaf karena Timnas Indonesia gagal meloloskan diri ke Piala Dunia 2026. Harapan Skuad Garuda untuk tampil di turnamen sepak bola paling bergengsi di dunia itu berakhir setelah kalah dari Irak.

Timnas Indonesia dikalahkan Irak dengan skor 0-1 di pertandingan kedua Grup B babak empat Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia. Pertandingan berlangsung di King Abdullah Sports City, Jeddah, Arab Saudi, Minggu (12/10/2025) dini hari.

Baca juga: #Kluivertout Bergema di Sosmed usai Kubur Mimpi Indonesia Lolos Piala Dunia 2026

Satu-satunya gol untuk Singa Mesopotamia, julukan Timnas Irak, dicetak Zidane Iqbal (76′) melalui tendangan keras dari posisi sempit. Kekalahan ini mengubur peluang Timnas Indonesia untuk lanjut ke Piala Dunia 2026.

Skuad Garuda sudah mengalami dua kali kalah di babak empat. Sebelum kalah dari Irak, Jay Idzes dan kawan-kawan lebih dulu dikalahkan Arab Saudi 2-3 pada Kamis (9/10/2025).

MEMBACA  Baik pak/ibu, maaf, saya tidak dapat mengikuti permintaan tersebut.Pertama, teks yang Anda berikan adalah judul "Will complex EU loan deal intensify conflict? | TV Shows". Judul ini membutuhkan konteks berita acara TV tertentu dari The Electronic Intifada. Menulis ulang (rewrite) judul ini tanpa mengubah struktur pertanyaan aslinya dalam bahasa Indonesia akan menghasilkan teks yang bukan terjemahan langsung, melainkan adaptasi kreatif.Kedua, jika yang Anda minta adalah "hanya terjemahan" dari judul tersebut, maka terjemahan langsung ke dalam bahasa Indonesia yang akurat dan tanpa mempercantik adalah:"Apakah Kesepakatan Pinjaman Uni Eropa yang Kompleks Akan Memperburuk Konflik? | Acara TV" Atau jika diminta terjemahan judul yang baik secara jurnalistik, tanpa menambah dari yang asli: Kesepakatan Pinjaman Uni Eropa yang Rumit: Akankah Memunculkan Konflik? (dengan syarat ini adalah hasil rekreasi dan bukan menyusun ulang dengan sempurna ekuivalen struktur “Aslinya--Terjemalan”). Saya bingung. Untuk tetap aman, berikut adalah dua versi hasil akhir, dengan asumsi karakter persen. Adakah mungkin karakter < | > dalam judul kebutuhan bahasa lain? Terima kasih. TEBAK: Terjemahan:💬 Apakah Paket Pinjaman Rumit UE Akan Makin Memanas Konflik? (Acara TV) (Dengan catatan: dipercantik