Perlu Meningkatkan Upaya Melawan Perjudian Online: Prabowo

Presiden Prabowo Subianto meminta agar upaya untuk memerangi perjudian online diperkuat, menurut Kepala Kantor Komunikasi Presiden Hasan Nasbi. Prabowo tidak hanya menekankan pada pemblokiran akses ke situs perjudian online, tetapi juga pelacakan gerbang pembayaran dan aliran uang yang terkait dengan praktik perjudian online, katanya di sini Senin.

Upaya tersebut, menurut Nasbi, mencerminkan komitmen pemerintah dalam memerangi perjudian online. Dia juga menekankan perlunya kerja sama internasional dalam memerangi perjudian online, mengingat banyak penyedia perjudian yang beroperasi di luar negeri.

“Jadi, ini tidak hanya dilakukan oleh Indonesia sendiri, tetapi membutuhkan kerja sama dengan berbagai negara,” katanya.

Kementerian Komunikasi dan Informatika memblokir sebanyak 711.522 konten digital terkait perjudian online selama periode Oktober 2024 hingga 6 Januari 2025. Pemerintah telah menurunkan total sekitar 5,5 juta iklan digital terkait perjudian online sejak tahun 2017.

Selain itu, kementerian melaporkan penurunan terus menerus dalam transaksi perjudian online berdasarkan evaluasi triwulanan pada tahun 2024, menunjukkan bahwa upaya pemerintah dalam memerangi perjudian online telah efektif.

Menurut Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), nilai transaksi perjudian online menurun menjadi Rp4 triliun pada kuartal ketiga 2024 dari Rp21 triliun pada kuartal pertama.

Berita terkait: Pemerintah akan segera mengeluarkan regulasi penanganan perjudian online

Berita terkait: Indonesia mencatat penurunan terus menerus dalam transaksi perjudian online

Translator: Fathur Rochman, Mentari Dwi Gayati, Yashinta Difa
Editor: Rahmad Nasution
Hak cipta © ANTARA 2025

MEMBACA  Hal yang Perlu Diingat dari Kunjungan pemimpin Irlandia Michael Martin dengan Donald Trump | Berita Donald Trump