loading…
Menteri Dagri Tito Karnavian sebagai Kepala Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) RI bersama Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait mengunjungi Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro). Foto: Istimewa
SULUT – Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian selaku Kepala BNPP bersama Menteri PKP Maruarar Sirait berkunjung ke Kabupaten Sitaro, Sulawesi Utara. Tujuan kunjungan ini adalah untuk menyerahkan bantuan Program Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) sebanyak 1.000 unit melalui skema Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS).
Kunjungan ini juga sekalian untuk meninjau kondisi warga yang terkena dampak banjir bandang. Tito menekankan bahwa program perumahan ini adalah bentuk nyata kehadiran negara di daerah perbatasan, sesuai dengan perintah Presiden untuk memperkuat keadilan sosial, ketahanan wilayah, dan meningkatkan rasa nasionalisme masyarakat perbatasan, khususnya di Sitaro.
“Atas arahan Bapak Presiden Prabowo, kami hadir untuk membantu masyarakat terdampak banjir dan juga melalui program rumah tidak layak huni. Tahun ini, Kementerian PKP mengalokasikan 1.000 unit RTLH untuk Sitaro,” ujarnya pada Jumat (10/4/2026).
Baca juga: Yusril Dengar Riza Chalid Ada di Malaysia
Diketahui, BNPP mengusulkan penanganan 700 unit RTLH di kawasan perbatasan Kecamatan Siau Barat dan Siau Barat Utara. Usulan ini disetujui oleh Menteri PKP dan ditambah dengan 300 unit di luar kawasan perbatasan, sehingga total bantuan perumahan untuk Kabupaten Sitaro menjadi 1.000 unit.
Selain itu, pemerintah juga menyiapkan relokasi untuk 98 rumah pasca-banjir di atas tanah seluas 2,5 hektar yang disediakan oleh Pemkab Sitaro. Tito menambahkan, secara nasional pemerintah mengalokasikan 15.000 unit bedah rumah khusus untuk kawasan perbatasan negara.