loading…
Kecerdasan Buatan. FOTO/ THE VERGE
LONDON – CEO Microsoft AI, Mustafa Suleyman, memberikan peringatan bahwa banyak pekerjaan kerah putih berisiko tinggi untuk digantikan sama sekali oleh kecerdasan buatan (AI) dalam waktu 12 sampai 18 bulan kedepan. Hal ini menyusul perkembangan cepat teknologi pemodelan data besar dan yang dia sebut sebagai era “Kecerdasan Buatan yang Mampu”.
Pernyataan ini dia sampaikan dalam wawancara eksklusifnya dengan Financial Times, kemudian banyak dikutip oleh media-media internasional.
Menurut Mustafa, saat ini kinerja AI sudah hampir setara dengan manusia dihampir semua tugas profesional.
Dia mencontohkan pekerjaan yang banyak menggunakan komputer seperti pengacara, akuntan, manajer proyek, dan staf pemasaran sebagai beberapa pekerjaan yang paling cepat akan sepenuhnya diotomatiskan dalam waktu dekat.
Menurutnya, perubahan besar sudah bisa dilihat di industri rekayasa perangkat lunak, di mana sebagian besar kode sekarang dibuat menggunakan alat-alat AI. Sementara para insinyur beralih peran ke strategi, meninjau hasil, dan memastikan sistem AI bisa diterapkan di dunia nyata.
Pergeseran peran ini telah terjadi selama enam bulan terakhir.