loading…
Ratusan warga Israel berkumpul di Lapangan Habima untuk memprotes Perdana Menteri Benjamin Netanyahu dan pemerintah Israel di Tel Aviv, Israel pada 17 Januari 2026. Foto/Mostafa Alkharouf/Anadolu Agency
TEL AVIV – Hampir dua juta orang di Israel hidup dibawah garis kemiskinan, termasuk sekitar 880.000 anak-anak, menurut data resmi yang dirilis Jumat. Data ini menyoroti krisis sosial yang semakin dalam di tengah perang, meningkatnya biaya hidup, dan melambatnya pertumbuhan ekonomi, lapor Anadolu.
Angka-angka tersebut dipublikasikan dalam Laporan Kemiskinan Israel 2024 oleh Institut Asuransi Nasional, yang mengatakan populasi negara itu melebihi 10 juta, dengan warga Palestina sekitar 21%.
“Ada sekitar dua juta orang miskin di Israel, di antaranya sekitar 880.000 anak-anak, lebih dari satu dari empat anak di seluruh negeri,” kata laporan itu.
Kemiskinan anak diperkirakan mencapai 28%, naik dari 27,6% pada tahun 2023, sementara hampir satu juta anak mengalami kerawanan pangan karena kesulitan ekonomi, tambahnya.
Institut tersebut memperingatkan kondisi ekonomi anak-anak terus memburuk, didorong oleh dampak perang, biaya hidup yang tetap tinggi, dan pertumbuhan ekonomi yang lambat.