Minggu, 8 Februari 2026 – 23:18 WIB
VIVA – Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto, mengapresiasi semua kader dan simpatisan yang terus mendampingi perjalanan perjuangan Partai Gerindra hingga memasuki usia ke-18 tahun.
Apresiasi ini disampaikan Prabowo dalam momen peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-18 Partai Gerindra.
“Saya ucapkan terima kasih kepada seluruh kader dan simpatisan yang telah membersamai langkah perjuangan ini hingga tahun 2026,” kata Prabowo dalam unggahan akun Instagramnya @prabowo, Minggu malam, 8 Februari 2026.
Prabowo menegaskan Partai Gerindra sejak awal berdiri memegang komitmen untuk setia berjuang, setia mengabdi, dan setia kepada rakyat. Dia menilai dukungan dan kebersamaan kader serta simpatisan menjadi fondasi penting bagi keberlangsungan perjuangan partai.
Presiden Prabowo saat peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-18 Partai Gerindra
Prabowo juga menyampaikan bahwa amanah yang telah diberikan kepada Partai Gerindra akan terus dijaga dengan sebaik-baiknya. Amanah tersebut ditujukan untuk memperkuat kontribusi partai dalam memperjuangkan kepentingan bangsa dan menjaga kejayaan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
“Amanah ini akan terus kita jaga sebaik-baiknya demi kejayaan Merah Putih. Merdeka!” tulis unggahan itu.
Selain itu, Prabowo menekankan pentingnya kekompakan dan soliditas seluruh elemen partai. Seluruh kader didorong untuk terus bergerak secara bersama-sama agar perjuangan partai dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
“Kompak, bergerak, berdampak,” kata Prabowo dalam unggahan tersebut.
Dalam unggahannya, Prabowo juga membagikan sejumlah foto dari momen perayaan HUT ke-18 Partai Gerindra yang digelar di kediamannya di Jalan Kertanegara IV, Jakarta, pada Jumat malam.
Dalam foto-foto tersebut terlihat sejumlah kader Gerindra yang hadir, di antaranya Sekretaris Jenderal DPP Partai Gerindra Sugiono dan Ketua Harian DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad.
Juga hadir sejumlah pejabat yang merupakan kader Gerindra, seperti Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Kebudayaan Fadli Zon, Utusan Khusus Presiden untuk Energi dan Lingkungan Hidup Hashim Djojohadikusumo, Ketua MPR RI Ahmad Muzani, dan Ketua Komisi IV DPR RI Titiek Soeharto.