Perekonomian Jakarta Menguat Didorong Kegiatan Liburan 2025

Gubernur Jakarta Pramono Anung menyatakan berbagai aktivitas yang diadakan pemerintah provinsi DKI selama periode Natal dan Tahun Baru 2025 membantu mendongkrak perekonomian ibukota.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), ekonomi Jakarta pada 2025 tumbuh 5,21 persen year-on-year, lebih tinggi dari pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 5,11 persen.

“Artinya, pertumbuhan kuat ini dipengaruhi oleh berbagai kegiatan menyambut Natal dan Tahun Baru, yang sangat mempengaruhi pola belanja masyarakat,” ujarnya di Jakarta, Jumat.

Dia menjelaskan bahwa Pemprov DKI secara rutin menggelar program untuk mendorong pertumbuhan ekonomi.

Salah satunya adalah Jakarta Festive Wonders (JFW) 2025, sebuah kompetisi digitalisasi transaksi dan dekorasi di pusat perbelanjaan serta hotel untuk merangsang konsumsi dan mempercepat inovasi di kalangan pengelola mal, ritel, dan hotel.

“JFW 2025 yang berakhir Januari lalu menghasilkan transaksi senilai Rp15,2 triliun, berkontribusi signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi Jakarta yang di kuartal ketiga mencapai hampir 5 persen dan berada di atas level tersebut,” kata Anung.

Secara keseluruhan, kontribusi Jakarta terhadap produk domestik bruto nasional pada 2025 tercatat tinggi, yaitu 16,61 persen.

Selain itu, sepanjang 2025 sebagian besar sektor usaha mencatatkan pertumbuhan positif secara nasional.

“Kami juga menyampaikan bahwa sektor yang berkinerja baik di Jakarta pada 2025 adalah akomodasi serta penyediaan makan dan minum, yang berkali-kali mendapat insentif dan pembebasan sehingga pertumbuhannya makin baik, diikuti oleh transportasi, pergudangan, dan jasa lainnya,” jelasnya.

Dia menekankan bahwa Pemprov DKI konsisten mendukung upaya mencapai target inflasi nasional 2026 sebesar 2,5 persen plus minus 1 persen, menjaga inflasi bahan makanan volatil dalam kisaran 3-5 persen, dan mengendalikan inflasi selama periode Ramadan dan Idul Fitri.

MEMBACA  Apakah Perekonomian di Ambang Resesi?

Tinggalkan komentar