Perbedaan Kehidupan di Surga dan Neraka

Surat An-Nazi’at termasuk salah satu surat yang bikin hati bergetar, khususnya pada 10 ayat terakhirnya. Bagian ini tidak cuma bicara tentang nasib orang-orang yang melampau batas dan mengikuti hawa nafsu, tetapi juga menggambarkan dengan jelas perbedaan akhir hidup antara penghuni surga dan neraka.

Di bagian penutup surat ini, Allah SWT menegaskan bahwa orang yang lebih mencintai dunia akan berakhir di neraka. Sebaliknya, mereka yang takut kepada kebesaran Tuhannya dan bisa menahan hawa nafsu, akan mendapat tempat tinggal terbaik di surga.

Ayat-ayat ini juga menyinggung soal hari Kiamat, di mana orang-orang kafir dengan sombongnya bertanya kapan hari itu akan tiba. Allah menjawab bahwa waktunya cuma rahasia di sisi-Nya, dan manusia tidak berhak menentukanya. Saat hari itu datang, semuanya terasa sangat cepat, seperti manusia cuma hidup di dunia "sebentar sore atau pagi hari."

Makna dalam dari 10 ayat terakhir ini jadi pengingat bagi umat Islam untuk menyeimbangkan kehidupan dunia dan akhirat, serta menjaga hati supaya tidak dikuasai hawa nafsu yang menjerumuskan.

Ini 10 Ayat Terakhir Surat An-Naziat, Ayat 37 – 46

فَاَمَّا مَنۡ طَغٰىۙ
Fa ammaa man taghaa.
Artinya: Maka adapun orang yang melampaui batas

وَاٰثَرَ الۡحَيٰوةَ الدُّنۡيَا
Wa aasaral hayaatad dunyaa
Artinya: dan lebih mengutamakan kehidupan dunia

فَاِنَّ الۡجَحِيۡمَ هِىَ الۡمَاۡوٰىؕ
Fa innal jahiima hiyal maawaa
Artinya: maka sungguh, neraka Jahim adalah tempat tinggalnya

MEMBACA  Membantu Timnas Wanita Indonesia Meraih Kemenangan, Claudia Scheunemann Menangis Melihat Dukungan Suporter