loading…
Musim flu yang naik drastis akhir-akhir ini bikin banyak orang bingung bedain pilek biasa sama super flu. Foto/SINDOnews.
JAKARTA – Musim flu yang meningkat tajam akhir-akhir ini membuat banyak orang bingung membedakan antara pilek biasa dan super flu. Soalnya, virus super flu sudah mulai menyebar di beberapa negara termasuk Indonesia.
Pilek dan flu sama-sama penyakit saluran pernapasan yang mudah menular, tapi penyebab virusnya beda. Pilek biasanya dari rhinovirus, sedangkan flu dari virus influenza tipe A dan B yang bisa sebabkan gejala lebih parah.
Baca juga: Waspada! Ini Gejala Super Flu yang Masuk ke Indonesia
Penularan keduanya lewat droplet saat batuk, bersin, atau bicara, juga lewat permukaan barang yang kotor. Pilek biasanya mulai pelan dengan gejala kayak hidung berair/mampet, bersin, radang tenggorokan ringan, dan batuk ringan.
Sementara flu, termasuk yang sering disebut super flu, biasanya datang tiba-tiba dan lebih berat. Gejalanya seperti demam tinggi mendadak, capek dan lemas yang sangat, pegal-pegal dan sakit sendi, pusing hebat, batuk kering parah, menggigil dan berkeringat, bahkan sampai diare dan tidak nafsu makan.
Baca juga: Kasus Super Flu Terdeteksi di Sejumlah Provinsi, Partai Perindo: Peringatan Dini Lindungi Kesehatan