Kamis, 19 Maret 2026 – 04:10 WIB
Juru bicara Korps Garda Revolusi Iran (IRGC), Ibrahim Zolfaghari, menyindir Donald Trump dalam sebuah video yang dirilis Al Jazeerah pada Selasa, 17 Maret 2026. Dalam video tersebut, Zolfaghari mengejek kebiasaan Trump yang suka mengunggah cuitan di akun media sosialnya, Truth.
Ia menekankan bahwa hasil sebuah perang ditentukan langsung di lapangan, bukan melalui media sosial.
“Hasil perang ditentukan di medan tempur, bukan lewat cuitan,” begitu pernyataan Zolfaghari yang dikutip pada Kamis, 19 Maret 2026.
Dalam video itu, Zolfaghari juga mengejek operasi militer AS yang dibentuk Trump dengan nama Epic Fury. Menurutnya, lebih pas jika operasi itu disebut “Epic Fear” (ketakutan besar), bukan “Epic Fury” (kemarahan besar).
Tak hanya itu, dia mengkritik Trump dengan menyatakan bahwa Amerika Serikat hanya berani berbicara soal wilayah-wilayah yang tidak bisa mereka dekati secara militer.
“Ada tempat-tempat yang kalian dan pasukan kalian tidak berani dekati, dan kalian hanya bisa berbicar lewat tweet,” ujarnya.
Pernyataan ini muncul saat ketegangan militer dan adu pernyataan keras antara AS dan Iran semakin meningkat belakangan ini. Situasi ini menunjukkan bahasa diplomasi antara keduanya semakin tajam.
Serangan AS–Israel ke Iran
Di tengah negosiasi antara Teheran dan Washington, Israel dan Amerika Serikat melancarkan serangan militer ke Iran pada 28 Februari. Iran membalas dengan menyerang sejumlah target di beberapa negara kawasan, termasuk Qatar, Uni Emirat Arab (UEA), dan Bahrain yang menjadi lokasi pangkalan militer AS, serta menyerang Israel.
Dalam serangan AS-Israel tersebut, pemimpin Iran Ayatollah Ali Khamenei bersama banyak pejabat tinggi lainnya dilaporkan tewas. Menurut pejabat Iran, korban tewas akibat serangan itu telah lebih dari 1.348 orang, sementara korban luka mencapai lebih dari 17.000 orang.
Artikel Terkait:
- Israel Bunuh Menteri Intelijen Iran, Harga Minyak Dunia Langsung Melonjak Usai Iran Ancam Serangan Balasan
- Dirumorkan Tewas, Netanyahu Pamer Ketemu Dubes AS: Saya Masih Hidup!
- Iran Umumkan Serang Semua Pangkalan Militer AS di Timur Tengah
- Ladang Gas Iran Dibombardir Israel, Teheran Ancam Balas Serang Kilang Minyak Negara Arab