loading…
Wakil Wali Kota Bekasi Abdul Harris Bobihoe mengungkap dugaan penyebab terbakarnya Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) Cimuning di Kecamatan Mustikajaya, Kota Bekasi, Jawa Barat. Foto/Achmad Al Fiqri
BEKASI – Wakil Wali Kota Bekasi Abdul Harris Bobihoe mengungkapkan dugaan penyebab kebakaran Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) Cimuning di Mustikajaya, Kota Bekasi, Jawa Barat, pada Rabu (1/4/2026) malam. Menurut keterangan saksi, ledakan dipicu oleh adanya kebocoran tabung.
“Sumber kebakaran awalnya, menurut saksi, adalah dari kebocoran saat mengisi tabung besar. Jadi, dari mobil ke tabung. Nah, itu yang menyebabkan kebocoran disitu,” kata Harris setelah meninjau lokasi SPBE Cimuning, Kamis (2/4/2026).
Namun, Harris menyebut pihaknya akan menunggu hasil Laboratorium Forensik Polri sebelum memutuskan penyebab pasti kebakaran. “Saat ini sedang akan dilakukan investigasi oleh Laboratorium Forensik Polri. Mereka akan mencoba melakukan. Jadi, sekarang pun kita belum bisa masuk ke area dalam dan insyaallah nanti hari ini polisi akan mulai turun untuk melakukan investigasi,” ujar Harris.
Baca Juga: Penampakan Kebakaran di SPBE Cimuning Bekasi
Harris menjelaskan, SPBE Cimuning memiliki dua tabung dengan kapasitas 20 ribu metrik ton hingga 50 ribu metrik ton. Dia menyebutkan, tabung yang terbakar adalah yang berkapasitas 20 ribu metrik ton.