Penyaliban Nabi ‘Isa Alaihisallam dan Kekufuran Bani Israil

loading…

Cerita penyaliban Nabi Isa ‘alaihissalam dan sosok Yudas Iskariot yang diserupakan dengan Nabi Isa ada didalam Surat An-Nisa ayat 157-158. Foto ilustrasi/ist

Cerita-cerita dalam Al-Quran sangat menarik untuk disimak. Salah satunya adalah kisah tentang penyaliban Nabi Isa ‘alaihissalam dan sosok Yudas Iskariot yang disamakan dengan Nabi Isa, yang tergambar di Surat An-Nisa ayat 157-158.

Allah SWT berfirman:

وَّقَوۡلِهِمۡ اِنَّا قَتَلۡنَا الۡمَسِيۡحَ عِيۡسَى ابۡنَ مَرۡيَمَ رَسُوۡلَ اللّٰهِ‌ ۚ وَمَا قَتَلُوۡهُ وَمَا صَلَبُوۡهُ وَلٰـكِنۡ شُبِّهَ لَهُمۡ‌ ؕ وَاِنَّ الَّذِيۡنَ اخۡتَلَـفُوۡا فِيۡهِ لَفِىۡ شَكٍّ مِّنۡهُ‌ ؕ مَا لَهُمۡ بِهٖ مِنۡ عِلۡمٍ اِلَّا اتِّبَاعَ الظَّنِّ‌ ۚ وَمَا قَتَلُوۡهُ يَقِيۡنًا
بَلْ رَّفَعَهُ اللّٰهُ اِلَيۡهِ‌ ؕ وَكَانَ اللّٰهُ عَزِيۡزًا حَكِيۡمًا

“Dan perkataan mereka: ‘Sesungguhnya kami telah membunuh Al-Masih, Isa putra Maryam, utusan Allah,’ padahal mereka tidak membunuhnya dan tidak (pula) menyalibnya, tetapi (yang mereka bunuh ialah) orang yang diserupakan dengan Isa bagi mereka. Sesungguhnya orang-orang yang berselisih paham tentang (pembunuhan) Isa, benar-benar dalam keraguan tentang yang dibunuh itu. Mereka tidak mempunyai keyakinan tentang siapa yang dibunuh itu, kecuali mengikuti persangkaan belaka, mereka tidak (pula) yakin bahwa yang mereka bunuh itu adalah Isa. Tetapi (sebenarnya) Allah telah mengangkat Isa kepada-Nya. Dan adalah Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.” (QS. An-Nisa’: 157-158)

Dilain pihak, dalam Alkitab dijelaskan dari 12 murid utama Isa, ada satu yang berkhianat dengan menjual informasi tentang keberadaan Isa kepada ahli Taurat dan orang Romawi. Murid itu diyakini bernama Yahudza al-iskharyuti atau Yudas Iskariot.

Yudas digambarkan punya rencana jahat terhadap Isa Al-Masih setelah acara jamuan makan malam (Al-Maidah) selesai, dengan membocorkan rahasia keberadaan sang Nabi kepada musuh-musuhnya, sehingga mereka menyerbu tempat persembunyian Isa Al-Masih.

MEMBACA  Penerbangan di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali Kembali Normal Setelah Erupsi Dua Gunung

Baca juga: Inilah Benteng Terakhir Pertahanan Umat Islam Jika Perang Akhir Zaman Terjadi

Namun sesuai janji Allah, rencana jahat tidak akan menimpa kecuali pada perencananya sendiri. Begitu juga dengan Isa Al-Masih, beliau diselamatkan Allah dari tragedi kematian di kayu salip.

Sementara Yudas yang jadi otak dari semua rencana jahat itu akhirnya mati secara mengenaskan, dengan gantung diri dan tubuhnya jatuh hingga perutnya pecah.

Demikianlah Allah menetapkan keputusan-Nya untuk memberikan hukuman kepada orang yang merencanakan kejahatan atas Nabi-Nya dengan azab yang pedih.

“Dan adalah aku menjadi pengawas mereka selama aku berada di antara mereka. Maka setelah Engkau mewafatkan aku, Engkaulah yang mengawasi mereka. Dan Engkau adalah Maha Menyaksikan atas segala sesuatu. Jika Engkau menyiksa mereka, maka sesungguhnya mereka adalah hamba-hamba Engkau, dan jika Engkau mengampuni mereka, maka sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.” (QS. Al-Maidah: 117-118)

Tinggalkan komentar