Penjualan E-Commerce Tembus USD5,76 Miliar, Dipacu Konten dan Live Streaming

loading…

Tren siaran langsung dan konten digital jadi pendorong utama kenaikan transaksi e-commerce selama Ramadan 2026. FOTO/dok.SindoNews

JAKARTA – Tren live streaming dan konten digital telah menjadi pendorong utama lonjakan transaksi e-commerce di bulan Ramadan 2026. Kombinasi antara platform dan kekuatan konten dinilai bisa mempercepat proses, dari menemukan produk sampai melakukan pembelian.

Kementerian Perdagangan mencatat, nilai penjualan e-commerce pada Februari 2026 mencapai 5,76 miliar dolar AS atau sekitar Rp96,7 triliun. Hal ini seiring dengan makin pentingnya peran konten sebagai gerbang utama transaksi digital.

“Seiring tren konten menjadi penggerak utama perdagangan, kekuatan penemuan produk di TikTok berperan penting untuk bantu pengguna temukan produk dengan cara yang lebih menarik,” ujar Executive Director Tokopedia dan TikTok Shop Indonesia, Stephanie Susilo, seperti dikutip Jumat (10/4/2026).

Baca Juga: TikTok Shop dan Tokopedia Kolaborasi Dorong Aktivitas Ekonomi selama Ramadan

Dia menjelaskan, integrasi Tokopedia dan TikTok Shop memungkinkan penjual mengelola operasional lebih efisien lewat pusat penjual terintegrasi. Sekaligus, bisa menjangkau konsumen melalui gabungan konten dan marketplace yang mendukung pertumbuhan bisnis.

Sepanjang periode Ramadan, siaran LIVE di kedua platform tersebut ditonton hingga 38 miliar kali dan berhasil mendorong lonjakan transaksi sampai 15 kali lipat. Ini mencerminkan perubahan perilaku belanja masyarakat kearah penemuan lewat e-commerce.

MEMBACA  Bentley Bidik Peningkatan Penjualan di India

Tinggalkan komentar