Sabtu, 21 Maret 2026 – 23:55 WIB
Jakarta, VIVA – Ramainya arus mudik Idul Fitri 2026 menjadi berkah tersendiri bagi pedagang di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta. Di tengah lonjakan penumpang, omzet para pedagang naik drastis sampai berkali-kali lipat dibanding hari-hari biasa.
Contohnya Jalal, dia mengaku bisa mendapatkan omzet lebih dari Rp8 juta per hari selama masa mudik dari berjualan nasi Padang. Jumlah ini jauh melampaui pendapatan hariannya yang biasanya cuma sekitar Rp1 juta.
“Dari H-5 Lebaran, warung saya sudah rame terus. Banyak pemudik yang mampir untuk makan sebelum melanjutkan perjalanan,” kata Jalal saat ditemui di Terminal Kampung Rambutan pada Jumat, 20 Maret 2026.
Selain Jalal, Rian yang juga pedagang warung makan merasakan hal yang sama. Saat puncak arus mudik di H-3 dan H-2 Lebaran, warungnya berhasil mendapat laba bersih hingga Rp4 juta dalam satu hari.
Ribuan warga Jakarta yang akan mudik berkumpul dan memadati Terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur, menjelang Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijriah, Sabtu 6 April 2024.
Angka ini sekitar delapan kali lipat dari yang dia dapat di hari biasa. Rian bilang, kalau hari normal pendapatan bersihnya cuma sekitar Rp500 ribu per hari.
“Alhamdulillah Lebaran tahun ini, sehari bisa dapat untung bersih Rp4 juta. Berjualan dari pagi jam 6 sampai malem jam 10,” ucap Rian dengan wajah sumringah.
Menurut Rian, puncak keramaian terjadi sejak H-3 Lebaran, yaitu pada Rabu dan Kamis, 18-19 Maret 2026. “Dua hari itu benar-benar padat. Pembeli datang terus tidak berhenti-henti,” katanya.
Pedagang asongan di area terminal juga ikut merasakan kenaikan pendapatan. Rusdi, salah satu pedagang minuman dan makanan ringan, menyebut keuntungannya naik sampai 70 persen.
“Biasanya kalau hari biasa pendapatan sekitar Rp500 ribu, pas masa mudik ini bisa sampai Rp900 ribu sehari,” tutur Rusdi.
Ramainya arus mudik di Terminal Kampung Rambutan tidak cuma menunjukkan tingginya mobilitas masyarakat sebelum Lebaran, tapi juga jadi momen penting bagi usaha kecil untuk menaikkan pendapatan mereka.
Para pedagang berharap tren positif ini bisa berlanjut sampai arus balik nanti. Suasana di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta, terlihat relatif sepi pada H-1 Lebaran 2026, Jumat, menandakan penurunan yang signifikan setelah puncak arus mudik beberapa hari sebelumnya.
Halaman Selanjutnya
Kepala Terminal Kampung Rambutan Revi Zulkarnain menjelaskan bahwa tren penurunan ini sudah terlihat sejak H-2 Lebaran, Kamis (19/3).