Pengelolaan Sampah Berbasis Komunitas di Labuan Bajo: Kolaborasi Endress+Hauser dan INGRAM

loading…

Endress+Hauser Indonesia memperkuat komitmen tanggung jawab sosial dan lingkungan melalui inisiatif bertajuk Empowering Communities for Better Waste Management yang dilaksanakan di Labuan Bajo. Foto/Dok

LABUAN BAJO – Endress+Hauser Indonesia mempertegas komitmen tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) lewat program yang diberi nama “Empowering Communities for Better Waste Management”. Program ini dijalankan di Labuan Bajo , Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur.

Dalam acara ini, Endress+Hauser Indonesia memberikan 120 unit tempat sampah kepada Vincensius Gande S.Pd., Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Manggarai Barat. Jumlah tempat sampah ini mewakili jumlah karyawan mereka, sebagai tanda keterlibatan dan komitmen bersama perusahaan untuk menjaga lingkungan.

Vincensius Gande menekankan bahwa masalah sampah adalah salah satu prioritas utama di Labuan Bajo, karena Manggarai Barat sudah ditetapkan sebagai Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN). Baca Juga: Pengelolaan Sampah di Kawasan Pariwisata Jadi Perhatian Penting Berbagai Lembaga hingga Komunitas

“Sampah masih menjadi isu penting di Labuan Bajo. Sebagai daerah pariwisata nasional, kebersihan lingkungan sangat mempengaruhi keberlanjutan pariwisata dan kualitas hidup warga. Karena itu, kami sangat menghargai dukungan dari Endress+Hauser Indonesia yang sangat membantu pemerintah daerah dalam memperkuat program pengelolaan sampah berbasis komunitas,” ucapnya.

Sebagai bagian dari program berkelanjutan ini, Endress+Hauser Indonesia memilih PT Inovasi Gerakan Masyarakat (INGRAM) sebagai mitra pelaksana. INGRAM adalah organisasi yang fokus pada pemberdayaan masyarakat dan pengelolaan lingkungan berbasis komunitas dengan cara yang praktis dan berkelanjutan.

Program ini akan berjalan selama enam bulan. Kegiatan utamanya termasuk pendampingan dan pelatihan pengelolaan sampah untuk 50 keluarga, pemilahan sampah di rumah tangga, penyediaan satu unit motor roda tiga untuk angkut sampah yang sudah dipisah, dan 200 ember organik sebagai fasilitas untuk memilah sampah.

MEMBACA  Cara Penggunaan dan Perhitungan Persamaan Akuntansi yang Diperluas

Tinggalkan komentar