Jakarta (ANTARA) – Kementerian Dalam Negeri menekankan bahwa pemulihan pasca bencana di Aceh memerlukan kecepatan dan ketepatan, terutama jelang bulan suci Ramadan.
“Pemulihan pasca bencana bukan cuma tentang menyelesaikan tugas, tapi memastikan semua kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi dengan cepat,” kata Dirjen Pengembangan Administrasi Daerah Kemendagri, Safrizal Zakaria Ali, pada Rabu.
Ali menambahkan, pemerintah berupaya memastikan kelancaran distribusi pangan, ketersedian air bersih untuk minum dan bersuci, pemberian bantuan pakaian, serta mempercepat pemindahan pengungsi dari tenda ke hunian sementara.
“Semua upaya pemulihan harus dilakukan secara paralel, mulai dari jalan dan jembatan hingga normalisasi sungai, tanggul, listrik, serta jaringan komunikasi,” ujarnya.
Presiden Prabowo Subianto telah membentuk Satuan Tugas Nasional Pemulihan Pasca Bencana, yang diketuai oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian.
Semua kementerian dan lembaga pemerintah telah sepakat untuk memperkuat koordinasi agar proses pemulihan berjalan cepat dan terintegrasi, sehingga masyarakat terdampak bisa langsung merasakan kehadiran pemerintah.
Beberapa capaian telah dilaporkan. Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah telah membersihkan 2.756 sekolah terdampak dan melanjutkan kegiatan belajar di 2.468 sekolah.
Selain itu, 18 tenda belajar telah didirikan di beberapa lokasi, dengan 80 tenda belajar tambahan akan dibagikan, bersama distribusi 15.500 paket perlengkapan sekolah dan tunjangan khusus untuk guru terdampak. Bantuan senilai total Rp15,7 miliar atau sekitar US$953 ribu telah ditransfer langsung ke rekening bank penerima.
Sementara itu, Kementerian Kesehatan telah mengerahkan sekitar 3.300 tenaga kesehatan dan mengaktifkan kembali fasilitas layanan kesehatan di seluruh wilayah terdampak. Namun, tiga puskesmas masih perlu direlokasi.
Pemerintah juga telah mempercepat pembangunan dan perbaikan jembatan, memulihkan akses jalan penghubung desa dan antardaerah, serta mempercepat pengembangan hunian sementara maupun perumahan permanen.
Berita terkait: Dua kabupaten di Aceh akhiri fase darurat, masuk masa transisi
Berita terkait: Pemerintah prioritaskan pemulihan infrastruktur pasca bencana di Aceh
Penerjemah: Fianda, Kenzu
Editor: Primayanti
Hak Cipta © ANTARA 2026