Rabu, 8 April 2026 – 08:38 WIB
VIVA – Real Madrid terpaksa menerima kekalahan pahit di kandang sendiri saat melawan Bayern Munich di leg pertama perempat final Liga Champions. Bermain di Santiago Bernabeu, Los Blancos kalah dengan skor 1-2. Hasil ini membuat peluang mereka untuk maju semakin sulit jelang leg kedua.
Madrid langsung berada dibawah tekanan setelah Bayern mencetak dua gol cepat melalui Luiz Diaz (menit 41) dan Harry Kane (menit 46). Tuan rumah baru bisa membalas di babak kedua lewat Kylian Mbappe pada menit ke-74.
Pelatih Madrid, Alvaro Arbeloa, tidak menyembunyikan kekecewaannya. Dia menyoroti momen kritis setelah jeda pertandingan yang menjadi titik balik.
“Kami berbicara saat istirahat untuk bermain lebih solid, tapi kami kebobolan dengan cepat setelah jeda. Secara keseluruhan, permainan kami di babak kedua sedikit lebih baik,” kata Arbeloa di situs resmi UEFA.
Meski kalah, Arbeloa melihat secercah harapan dari gol Mbappe. Dia menilai timnya masih memiliki peluang untuk bangkit di pertandingan kedua.
“Gol kami memberikan harapan, tapi ini adalah malam dimana kami sadar sedang bermain melawan tim yang sangat berbakat dan berbahaya,” tambah Arbeloa.
Sekarang, Madrid tidak punya pilihan lain selain mengejar kemenangan saat bermain di Allianz Arena. Tantangannya jelas sangat berat—Bayern sedang dalam performa yang stabil dan penuh percaya diri.
Tapi, satu hal yang tidak boleh dilupakan: Real Madrid punya sejarah panjang dan mental yang kuat di Liga Champions. DNA itulah yang sekarang menjadi harapan terakhir Los Blancos untuk membalikkan keadaan di Munich.