Pemerintah Targetkan Pemulihan Total Layanan Pendidikan Sumatra dalam Tiga Tahun

Jakarta (ANTARA) – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Indonesia berencana untuk memulihkan penuh layanan pendidikan di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat dalam waktu tiga tahun pascabanjir dan tanah longsor yang baru terjadi.

“Target pemulihan kami sama dengan BNPB, yaitu tiga tahun,” ujar perwakilan dari Sekretariat Nasional Unit Pendidikan Tangguh Bencana kementerian, Jamjam Muzaki, di Tangerang Selatan, Banten, pada Selasa.

Menurut dia, prioritas tahun ini adalah pemulihan fasilitas dan infrastruktur pendidikan, dengan didukung penyesuaian kebijakan.

Untuk memfasilitasi akses pendidikan darurat, ia menambahkan bahwa kementeriannya telah mendirikan tenda-tenda darurat agar layanan pendidikan dapat terus berjalan.

Muzaki menyebutkan setidaknya 168 tenda telah dibagikan untuk mendukung pemulihan bertahap layanan pendidikan pasca bencana yang melanda tiga provinsi di Sumatera pada akhir November 2025.

“Kami telah membagikan sekitar 168 tenda, dan banyak sekolah masih beroperasi di dalamnya. Kami juga telah membangun ruang kelas semi permanen darurat untuk 44 sekolah sebagai fasilitas sementara hingga proses pemulihan selesai,” ucapnya.

Selain itu, kementerian berupaya memulihkan akses ke sekolah, dengan mencatat bahwa sebuah jembatan di Aceh Tengah masih terputus, memaksa guru menyeberangi sungai menggunakan tali untuk mencapai murid-muridnya.

Ia menegaskan kementerian terus memberikan layanan dukungan sosial bagi peserta didik dan tenaga kependidikan yang terdampak bencana.

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah mencatat sebanyak 4.863 sekolah di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat terdampak banjir dan tanah longsor pada November lalu.

Terdiri dari 3.409 sekolah dengan kerusakan ringan, 925 dengan kerusakan sedang, 437 dengan kerusakan berat, dan 92 sekolah yang direlokasi.

Khusus di Aceh, 3.073 sekolah terdampak, disusul 1.168 di Sumatera Utara dan 622 di Sumatera Barat.

MEMBACA  Judul: Dia Angkuh, Aku Kasihan Padanya, Tuhannya Hanya Uang (Tipografi yang lebih baik dengan pemilihan kata yang kuat dan penataan visual yang rapi.)

Berita terkait: Indonesia rancang kebijakan penerimaan siswa di daerah terdampak bencana

Berita terkait: Banjir Sumatra: Universitas kembali beraktivitas seiring pemulihan

Berita terkait: Kemendikbud ajukan tambahan anggaran Rp2,4 T untuk pemulihan Sumatra

Penerjemah: Hana Dewi, Raka Adji
Editor: Azis Kurmala
Hak Cipta © ANTARA 2026

Tinggalkan komentar