Pemerintah Targetkan 15.000 Koperasi Desa Beroperasi Penuh pada Agustus

Jakarta (ANTARA) – Pemerintah Indonesia mengumumkan pada hari Rabu bahwa mereka berencana untuk memiliki 15.000 Koperasi Desa Merah Putih yang beroperasi penuh pada Agustus 2025. Target itu akan diperluas hingga 80.000 pada November 2025.

Tatang Yuliono, Wakil Menteri untuk Koordinasi Perdagangan dan Distribusi Pangan di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, menyampaikan bahwa target ini akan didukung oleh data dari 20.000 desa mandiri yang telah diverifikasi oleh Kementerian Desa, PDT, dan Transmigrasi.

Berbicara dalam rapat koordinasi nasional yang diadakan oleh Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia di Jakarta, Tatang menjabarkan target setiap bulannya: 25.000 koperasi di September, 25.000 lagi di Oktober, dan 15.000 di November.

Untuk memastikan koperasi berjalan efisien dengan manajemen yang baik, dia menekankan bahwa setiap desa wajib menggunakan sistem digital yang dikembangkan oleh operator telekomunikasi BUMN, Telkom.

Sistem ini akan memantau semua aktivitas koperasi secara real time, termasuk alur barang dan laporan keuangan.

“Koperasi hanya perlu memasukkan datanya saja. Sistemnya sudah digital, jadi semuanya bisa dikontrol,” katanya.

Untuk mencapai target 15 ribu koperasi desa yang beroperasi penuh di Agustus, pemerintah membagi pekerjaan ke dalam empat wilayah.

Wilayah pertama terdiri dari Yogyakarta dan Jawa Tengah, dengan target 2.680 koperasi. Wilayah kedua mencakup Kepulauan Riau, Sumatera Utara, Aceh, Jawa Barat, Lampung, dan Sumatera Selatan, dengan target 5.800 koperasi desa.

Selanjutnya, wilayah ketiga, yaitu Jakarta, Banten, dan Sulawesi Selatan, memiliki target 2.244 koperasi desa. Sementara itu, wilayah keempat, yaitu Jawa Timur dan Bali, diberikan target sebanyak 5.412 koperasi desa.

Setiap koperasi yang beroperasi harus memenuhi tiga syarat, yaitu memiliki setidaknya satu outlet, satu bidang usaha, dan lokasi yang sudah terverivikasi.

MEMBACA  Indonesia berharap tsunami Samudra Hindia dapat membuat ASEAN lebih tangguh

Dia mencatat bahwa meskipun ada kendala di beberapa daerah, khususnya Papua, pemerintah tetap optimis semua satgas untuk koperasi desa akan terbentuk pada bulan Agustus.

Presiden Prabowo Subianto secara resmi meluncurkan sekitar 80 ribu koperasi desa di seluruh Indonesia dengan program Koperasi Desa Merah Putih di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, pada 21 Juli lalu. Program ini bertujuan untuk memperkuat perekonomian desa.

Koperasi-koperasi ini diharapkan menjadi pusat layanan ekonomi dan sosial di masyarakat desa, yang menawarkan layanan simpan pinjam, klinik, dan lain-lain.