Pemerintah RI Bayarkan Tunjangan Guru US$1 Miliar di Kuartal I

Jakarta (ANTARA) – Indonesia telah menyalurkan lebih dari Rp18 triliun (sekitar US$1 miliar) berupa tunjangan kepada 1,6 juta guru sekolah negeri pada kuartal pertama tahun ini. Pemerintah beralih ke sistem pembayaran bulanan untuk meningkatkan kesejahteraan dan kualitas layanan, kata para pejabat pada Kamis.

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah menyatakan dana tersebut disalurkan antara Januari dan Maret kepada guru yang dipekerjakan oleh pemerintah daerah di seluruh Indonesia.

Dirjen Guru dan Tenaga Kependidikan, Nunuk Suryani, menjelaskan bahwa kementerian telah mengubah sistem pembayaran dari triwulanan menjadi transfer bulanan untuk memberikan kepastian yang lebih besar.

"Perubahan ini dimaksudkan untuk memastikan guru menerima haknya secara teratur. Pemerintah memandang tunjangan ini bukan sekadar bantuan keuangan, tetapi sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi guru dalam mendidik bangsa," ujarnya dalam sebuah pernyataan.

Dia menambahkan, pembayaran yang lebih sering diharapkan berdampak positif pada kualitas layanan pendidikan, memungkinkan guru lebih fokus pada tugas mengajar.

"Kami berharap dengan haknya terpenuhi, guru dapat berkonsentrasi memberikan pendidikan terbaik bagi peserta didik," kata Suryani.

Kementerian menyebutkan penyaluran kuartal pertama mencakup beberapa jenis tunjangan, termasuk Tunjangan Profesi Guru (TPG), Dana Tambahan Penghasilan (DTP), dan Tunjangan Khusus Guru (TKG) bagi pengajar di daerah tertentu.

Guru di berbagai wilayah menyambut baik mekanisme baru ini. Mereka mengatakan hal ini memberikan stabilitas keuangan yang lebih baik dan memudahkan perencanaan keuangan rumah tangga.

Yuna Aryati, seorang guru di SMA negeri di Tebing Tinggi, Sumatera Utara, menyatakan kebijakan ini memberikan rasa aman dalam mengelola kebutuhan sehari-hari.

"Pengaturan ini sangat membantu kami mengatur pengeluaran, sehingga para pendidik bisa lebih fokus mengajar," ujarnya.

Seorang guru TK di Jawa Tengah, Tarto Hadi Lukito, menyampaikan dukungan serupa. Ia memuji langkah pemerintah menerapkan pembayaran bulanan.

MEMBACA  Mantan atlet bulu tangkis Taufik Hidayat membahas olahraga dengan Prabowo

"Pembayaran rutin membuat kami merasa lebih didukung dan membantu merencanakan keuangan keluarga dengan lebih efisien," katanya.

Pemerintah berkomitmen terus menyempurnakan program kesejahteraan guru sebagai bagian dari upaya memperbaiki standar pendidikan dan menguatkan pembangunan sumber daya manusia nasional.

Berita terkait: Kemendikbud lantik 860 guru untuk perkuat Sekolah Rakyat

Berita terkait: Hari Guru Nasional: Kesejahteraan tetap menjadi perhatian bangsa

Penerjemah: Hana Dewi, Tegar Nurfitra
Editor: Rahmad Nasution
Hak Cipta © ANTARA 2026

Tinggalkan komentar