Pemerintah Provinsi DKI Jakarta Akan Menambah 60 Sekolah Gratis pada 2026

Rabu, 21 Januari 2026 – 16:16 WIB

Jakarta, VIVA – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan menambah 60 sekolah swasta yang masuk dalam program sekolah swasta gratis.

Baca Juga:
Airlangga Ungkap Peran Penting Swasta Akselerasi Aksesi OECD Indonesia

“Terkait dengan sekolah gratis, kita bertambah dari 40 sekolah menjadi 100 sekolah di 2026,” kata Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) DKI Jakarta, Atika Nur Rahmania di Balai Kota, Rabu.

Jadi sekolah swasta gratis tidak dikurangi, malah bertambah menjadi 100 sekolah. “Dan setiap tahun akan kami upayakan untuk nambah sesuai kemampuan keuangan daerah,” ujarnya.

Baca Juga:
KPK Tangkap ASN hingga Swasta dalam OTT Wali Kota Madiun

Ilustrasi belajar mengajar di sekolah dasar.

Pada 2025, Pemerintah Jakarta telah menjalankan uji coba sekolah gratis di 40 sekolah swasta. Uji coba ini mencakup 4.932 siswa dari 142 rombongan belajar yang merupakan kelas awal.

Baca Juga:
DPR Kritik Pemda Habiskan Rp1 Miliar Cuma Buat Makan: Tak Masuk Akal!

Meski jumlahnya bertambah, Atika mengakui memang ada pengurangan target penambahan jumlah sekolah gratis pada tahun ini.

Pada Agustus 2025, Pemprov DKI memasang target program tersebut bisa menyasar 258 sekolah swasta. Namun, kini hanya merencanakan penambahan menjadi 100 sekolah.

Penurunan target ini disebabkan oleh pemangkasan dana transfer ke daerah (TKD) dari pemerintah pusat yang mencakup dana bagi hasil (DBH) sebesar Rp15 triliun.

Awalnya APBD DKI Jakarta tahun 2026 direncanakan menyentuh sekitar Rp95 triliun. Tapi, karena penurunan nilai dana transfer, APBD disetujui hanya menjadi Rp81,3 triliun.

Pemprov DKI pun terpaksa mengurangi pagu anggaran pada sejumlah program yang dijalankan tahun ini.

“Betul memang dari rencana 250-an sekolah gratis, karena ada pengurangan signifikan pada DBH, tentu kita harus melakukan rasionalisasi dari jumlah,” katanya.

MEMBACA  Oracle bertaruh besar pada booming AI di Inggris dengan investasi awan sebesar $5 miliar

Jadi, menurut dia, faktornya adalah karena pengurangan pendapatan yang berasal dari DBH.

Sebelumnya, Badan Anggaran (Banggar) DPRD DKI Jakarta meminta Pemprov DKI Jakarta untuk tidak mengurangi dan mempertahankan jumlah sekolah swasta yang diprioritaskan masuk program sekolah gratis di tahun depan.

DPRD Provinsi DKI Jakarta merekomendasikan agar sekolah swasta gratis tidak dikurangi, bahkan ditingkatkan jumlahnya melebihi dari 105 sekolah sebagaimana target 2026.

“Target 2026 yang dibahas di Komisi E adalah 258. Ternyata hanya disetujui 105,” kata Anggota Banggar DPRD DKI Jakarta, Ramli Muhamad.

Halaman Selanjutnya

Ramli menilai, kebijakan sekolah swasta gratis penting untuk memperluas akses pendidikan berkualitas bagi anak-anak yang belum terakomodasi di sekolah negeri.

Tinggalkan komentar