Pemerintah Petakan Peternak Korban Bencana di Sumatra

Jakarta (ANTARA) – Wakil Menteri Pertanian Sudaryono menyatakan pemerintah tetap komitmen untuk membantu ternak yang terdampak bencana alam di Sumatra melalui pendataan komprehensif sebagai dasar pemulihan berkelanjutan bagi peternak lokal.

Dia mengatakan Kementerian Pertanian sedang mengidentifikasi semua jenis ternak terdampak, termasuk ayam, sapi, dan kambing, untuk memastikan bantuan sesuai kondisi di lapangan dan mencegah kerugian lebih lanjut di wilayah bencana.

“Kami mengidentifikasi semua, dari ayam sampai sapi dan kambing. Dari sektor peternakan, kami juga punya program yang akan mendukung pemulihan pasca-bencana,” ujar Sudaryono dalam pernyataan pada Sabtu.

Dia menambahkan bahwa kementerian masih mengumpulkan data dari lapangan, sedangkan penyaluran bantuan akan dilaksanakan setelah fase tanggap darurat benar-benar selesai.

Saat ini, penanganan bencana masih fokus pada fase darurat, karena masyarakat terdampak masih membutuhkan bantuan kemanusiaan segera sebagai dasar proses pemulihan.

“Pada momen ini, situasi masih darurat, jadi masyarakat masih perlu bantuan darurat seperti logistik dan dukungan lainnya,” katanya.

Pada tahap pemulihan pascabencana, pemerintah telah menyiapkan beberapa program bantuan, termasuk program ‘Ayam Merah Putih’ bagi peternak yang usahanya hancur akibat bencana alam di berbagai wilayah Sumatra.

Pemerintah juga telah memastikan alokasi anggaran yang cukup tersedia untuk mendanai langkah tanggap darurat hingga fase pemulihan, agar masyarakat terdampak tidak dibiarkan menghadapi bencana sendiri.

Berdasarkan data sementara, Kementerian Pertanian mencatat sekitar 70 ribu hektar lahan pertanian di Sumatra terdampak bencana, dengan kurang lebih 11 ribu hektar mengalami puso (gagal panen total).

Berita terkait: Indonesia dukung investasi ternak untuk pemulihan pasca banjir Aceh

Berita terkait: Pemerintah janji bantuan bagi petani Aceh usai banjir hancurkan lahan

Penerjemah: Harianto, Kenzu
Editor: Primayanti
Hak Cipta © ANTARA 2026

MEMBACA  Diinterogasi Selama 3 Jam, Inilah Pengakuan Direktur Sritex

Tinggalkan komentar