Jumat, 16 Januari 2026 – 15:36 WIB
Pemerintah Kota Pekanbaru di Provinsi Riau sudah menyiapkan 104 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang akan mulai berjalan di awal 2026. Penambahan dapur-dapur ini bertujuan supaya jangkauan program bisa lebih luas dan dinikmati oleh semua peserta didik di kota itu.
Wakil Wali Kota Pekanbaru, Markarius Anwar, menjelaskan bahwa jumlah dapur SPPG untuk tahun 2026 naik cukup banyak dibanding tahun lalu. Di tahun 2025, catatannya cuma ada 56 unit dapur. Dengan tambahan ini, diharapkan jumlah siswa yang terjangkau bisa jadi dua kali lipat.
"Semoga bulan ini semuanya sudah bisa beroperasi. Dengan tambahan dapur SPPG, mudah-mudahan bisa menjangkau seluruh peserta didik kita di Kota Pekanbaru," ujarnya di Pekanbaru, Jumat.
Dia menyebutkan, target peserta Program MBG di Pekanbaru mencapai sekitar 298.000 orang. Tapi, sampai saat ini dapur SPPG yang berfungsi baru bisa melayani sekitar 133.000 siswa. Artinya, masih ada sekitar 165.000 peserta didik yang belum bisa menikmati makan bergizi gratis di sekolahnya. Hal ini karena puluhan dapur lainnya masih dalam persiapan terakhir sebelum beroperasi penuh.
"Semoga tahun ini semua siswa sudah bisa terima program MBG," harapnya.
Markarius juga mengingatkan para pengelola dapur SPPG untuk memberikan pelayanan terbaik. Kualitas bahan makanan, kebersihan, dan cara penyajian menu MBG harus diperhatikan betul agar program ini berhasil dengan optimal.
Selain itu, dia menilai peran serta masyarakat di sekitar lokasi program perlu terus ditingkatkan. Pengelola SPPG diharap bisa melibatkan warga setempat, supaya program ini tidak cuma memenuhi gizi siswa, tapi juga memberi manfaat buat sosial masyarakat.
"Dengan begitu, akan tercipta hubungan yang baik antara pengelola SPPG dan warga sekitar," pungkas Markarius. (Sumber ANTARA)