Pemerintah Kirim 101 Ribu Pakian untuk Korban Banjir Aceh

Jakarta (ANTARA) – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) telah menyiapkan sekitar 101.000 potong pakaian layak pakai untuk warga terdampak banjir dan tanah longsor besar baru-baru ini di sejumlah wilayah Provinsi Aceh.

"Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian rencananya akan menyerahkan bantuan tersebut kepada masyarakat terdampak bencana di Aceh minggu ini," ujar Staf Khusus Menteri Dalam Negeri Bidang Politik dan Media Kastorius Sinaga dalam keterangan yang dikutip di Jakarta, Jumat.

Dia menjelaskan bahwa penyaluran bantuan pakaian, yang terdiri atas atasan dan bawahan termasuk jaket, merupakan tindak lanjut arahan yang disampaikan Presiden Prabowo Subianto dalam rapat kabinet paripurna di Jakarta pada 15 Desember lalu.

Arahan tersebut, lanjutnya, menyetujui usulan Menteri Karnavian untuk bekerja sama dengan sebuah perusahaan swasta dalam menyalurkan pakaian kepada warga yang terdampak bencana di berbagai kabupaten dan kota di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.

Menurut dia, Kemendagri segera menindaklanjuti perintah itu dengan menggelar rapat koordinasi bersama pihak terkait, termasuk Kementerian Keuangan, Kementerian Perdagangan, dan perusahaan swasta sebagai donatur pakaian.

"Sekretaris Jenderal Kemendagri Tomsi Tohir memimpin rapat koordinasi pada 16 Desember, dan telah mencapai kesepakatan mengenai langkah, prosedur, serta dokumen yang diperlukan untuk pengadaan bantuan," jelas Sinaga.

Pejabat itu menekankan bahwa pemerintah telah memulai pengadaan pakaian dari kawasan industri di Sukabumi (Jawa Barat) dan Brebes (Jawa Tengah). Dia menyebut kementeriannya telah mengerahkan tim pemberdayaan keluarganya untuk program ini.

Dia menambahkan bahwa pada sore hari tanggal 17 Desember, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan secara resmi melepas pengiriman bantuan pakaian tersebut. Empat truk sudah diberangkatkan menuju Aceh pada malam harinya.

Sinaga mengakhiri dengan menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang berkontribusi dalam pengadaan dan penyaluran bantuan ini, yang dinilainya sangat penting untuk mendukung kesejahteraan warga yang menghadapi keadaan darurat bencana.

MEMBACA  MPR Dorong Redistribusi Guru untuk Tingkatkan Mutu Pendidikan

Berita terkait:

  • Akses jalan ke Aceh Tengah sudah dibuka kembali pascabencana banjir dan tanah longsor
  • BNPB percepat pembangunan hunian sementara bagi korban bencana di Sumatra
  • Satelit SATRIA bantu pemulihan komunikasi di Sumatra, menurut Menteri

    Penerjemah: Fianda S, Tegar Nurfitra
    Editor: Azis Kurmala
    Hak Cipta © ANTARA 2025