Pemerintah Kerahkan Militer Percepat Pembersihan Sekolah di Sumatra Barat

Jakarta (ANTARA) – Tentara Indonesia terus melanjutkan pembersihan sekolah-sekolah dan pondok pesantren di Sumatra Barat yang terdampak banjir pada bulan November tahun lalu.

Personil dari Komando Militer XX/Tuanku Imam Bonjol membersihkan dan merevitalisasi beberapa sekolah serta pesantren yang terkena bencana pada Kamis (29 Januari).

Salah satu personil yang melakukan renovasi di Pondok Pesantren Madrasah Tarbiyah Islamiyah (MTI) Paninggahan, Kabupaten Solok, menyampaikan bahwa timnya sedang berada di tahap akhir perbaikan gedung-gedung yang terdampak banjir.

“Beberapa bagian pondok pesantren yang rusak sudah siap dipakai. Kami sekarang sedang di tahap akhir pengecatan pagar dan kamar mandi,” ujar personil tersebut dalam keterangan pada Jumat.

Perbaikan mencakup berbagai pekerjaan fisik, seperti penggantian dinding dan pintu yang rusak, pengecatan bangunan, perbaikan instalasi listrik, serta pembuangan sisa pasir, tanah, dan bebatuan pasca bencana.

Selain itu, personil militer juga membersihkan halaman sekolah dan selokan untuk menciptakan lingkungan belajar yang lebih aman dan nyaman.

Selain di Pondok Pesantren MTI, mereka juga fokus pada pembersihan di SMP Negeri 1 Maninjau, Kabupaten Agam, di mana personil bersama warga setempat membersihkan sisa material pasca bencana dan memperbaiki kerusakan ringan pada beberapa fasilitas sekolah.

Kegiatan serupa juga dilakukan di beberapa lokasi lainnya, termasuk SD Negeri 09 Bancah di Jorong Bancah, Nagari Maninjau, Kabupaten Agam; serta Pondok Pesantren MTI Paninggahan di Kabupaten Solok.

Pemerintah berharap perbaikan ini dapat membuat anak-anak kembali bersekolah seperti biasa, karena revitalisasi fasilitas pendidikan tetap menjadi prioritas utama.

Siswa dan guru dari sekolah yang rusak berat saat ini menggelar pembelajaran di tenda-tenda, sementara pembersihan dan perbaikan intensif terus dilakukan. Pemerintah juga menerapkan skema pembelajaran yang adaptif dan fleksibel.

MEMBACA  Pemerintah Indonesia akan mendirikan 20.000 hektar tambak ikan tahun ini

Berita terkait: Sumatra Barat: Siswa belajar di tenda darurat setelah tembok roboh

Berita terkait: Sumatra Barat akan normalisasi sembilan sungai pasca banjir

Berita terkait: Indonesia siapkan Rp18,3 triliun untuk pemulihan bencana Sumatra Barat

Penerjemah: Lintang Budiyanti P, Resinta Sulistiyandari
Editor: Azis Kurmala
Hak Cipta © ANTARA 2026

Tinggalkan komentar