Pemerintah Indonesia kaji ulang peran kantin sekolah dalam penyediaan makanan gratis.

Pemerintah Indonesia masih mempelajari apakah kantin sekolah akan ikut serta dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG). Menteri Pendidikan Abdul Mu’ti mengatakan, saat ini pemerintah telah memutuskan bahwa bantuan hanya akan diberikan kepada siswa yang paling membutuhkan.

“Belum ada keputusan tentang peran kantin sekolah dan layanan pendukung lainnya. Semua harus melalui penilaian yang matang agar program MBG berjalan dengan baik,” kata Mu’ti pada hari Minggu.

Ia menjelaskan, dalam rapat para menteri telah disepakati bahwa program ini tidak akan mencakup semua siswa. Hanya mereka yang memang membutuhkan yang akan mendapat bantuan.

Mu’ti juga mengatakan bahwa mekanisme pelaksanaan program masih dalam tahap penyusunan. Tujuannya supaya kebijakan ini bisa berjalan secara efektif.

“Kami sedang menyiapkan mekanisme pelaksanaannya agar kebijakan dapat dijalankan dengan baik,” ujarnya.

Badan Gizi Nasional (BGN) bertanggung jawab untuk menjalankan program MBG. Sementara itu, Kementerian Pendidikan memberikan masukan kebijakan untuk mendukung tujuan pemerintah.

“Semangat program MBG, sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto, adalah membangun generasi yang sehat secara fisik dan bebas dari stunting,” kata Mu’ti.

Ia menambahkan, dengan memprioritaskan siswa yang benar-benar membutuhkan, manfaat program ini akan lebih maksimal.

“Lebih tepat jika kita mendahulukan mereka yang paling berhak menerima bantuan,” katanya.

MEMBACA  Tonton Livestream India vs. Pakistan 2026: Saksikan Piala Dunia T20 secara Gratis

Tinggalkan komentar