Jakarta (ANTARA) – Menteri Perdagangan Budi Santoso menyatakan bahwa 404 pasar di 194 kabupaten dan kota perlu direvitalisasi, dengan perkiraan anggaran sekitar Rp2,42 triliun.
“Kementerian Perdagangan telah menerima proposal untuk 404 pasar dari 194 kabupaten dan kota, dan berdasarkan kalkulasi, total biaya untuk 404 pasar ini berjumlah kira-kira Rp2,42 triliun,” kata Budi di Jakarta pada hari Kamis.
Meski begitu, dia mengakui bahwa program revitalisasi belum bisa dijalankan karena terbatasnya anggaran di kementerian.
Salah satu strategi yang sedang dipertimbangkan kementerian adalah memperkenalkan program manajemen yang mendorong pedagang untuk berekspansi ke pasar digital guna mempromosikan produk mereka.
Santoso menekankan bahwa revitalisasi pasar tetap sangat penting. Dia juga mengusulkan bahwa pasar tradisional atau pasar rakyat sebaiknya dirancang untuk memiliki berbagai fungsi, termasuk sebagai ruang kantor.
“Revitalisasi pasar harus terus berjalan karena pasar sekarang tidak hanya untuk berbelanja. Misalnya, di Yogyakarta, pasar rakyat bahkan bisa memiliki kantor yang dibangun di atasnya sementara menjaga area di bawahnya tetap bersih dan tertata,” ujarnya.
Penyediaan pasar tradisional merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk mempercepat pembangunan daerah, khususnya di sektor perdagangan.
Program revitalisasi pemerintah juga mencakup manajemen pasar, termasuk mendidik pedagang melalui inisiatif digitalisasi yang memperkenalkan sistem belanja online dengan berbagai platform digital.
Upaya ini diharapkan dapat meningkatkan daya saing melawan semakin banyaknya toko ritel modern. Pada tahun 2024, jumlah pasar tradisional yang terdijitalisasi mencapai 5.807, sementara 306.964 pedagang telah mengadopsi platform digital.
Berita terkait: Menteri UKM dukung peralihan digital untuk pedagang pasar tradisional
Berita terkait: Pedagang pasar didorong untuk mengadopsi belanja digital
Translator: Maria Cicilia, Asri Mayang Sari Editor: Primayanti Copyright © ANTARA 2025