Pemerintah Bersikap Hati-Hati Menghadapi Kenaikan Harga Minyak Global

Jakarta (ANTARA) – Pemerintah Indonesia mengawasi ketat kenaikan harga minyak global dengan pendekatan hati-hati untuk tidak terburu-buru mengubah kebijakan fiskal, kata Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.

Sadewa menyampaikan pernyataan ini di kompleks Istana Presiden pada Selasa, menanggapi fluktuasi tajam harga minyak global dalam tiga hari terakhir dan dampak potensialnya pada harga bahan bakar menyambut Idul Fitri di Indonesia.

“Kami mengamati dengan cermat apakah naik atau turun. Kalau naik selama beberapa hari atau minggu, baru kami bisa antisipasi kenaikan yang berkelanjutan, tapi bisa saja naik lalu tiba-tiba turun lagi,” ujarnya.

Dia menjelaskan bahwa pemerintah akan menentukan tren harganya terlebih dahulu sebelum melakukan penyesuaian pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Dia menekankan bahwa lonjakan harga minyak baru-baru ini dianggap masih baru dan belum menjadi alasan untuk mengubah asumsi anggaran, termasuk subsidi energi.

“Kalau nanti harganya turun, kami harus mengubahnya lagi. (Menyesuaikan asumsi) APBN perlu lebih hati-hati daripada merespons pergerakan saham harian,” katanya.

Saat ini, subsidi bahan bakar dalam APBN didasarkan pada harga rata-rata 70 dolar AS per barel untuk tahun fiskal penuh.

“Harganya baru naik beberapa hari saja. Asumsi subsidi kami adalah rata-rata tahunan 70 dolar AS per barel,” jelasnya.

Dia menambahkan, pemerintah tidak akan bereaksi langsung terhadap gejolak harga jangka pendek, karena perubahan kebijakan fiskal memerlukan pertimbangan yang lebih matang dibandingkan respons harian terhadap pasar.

“Pertama, kita perlu pahami arahnya dengan jelas. Setelah jelas, baru kita bisa mengundang semua pihak untuk mengambil langkah,” ujar menteri tersebut, meyakinkan bahwa kondisi fiskal pemerintah tetap kuat untuk menghadapi tekanan eksternal, termasuk kenaikan harga energi global.

MEMBACA  Prabowo mempertimbangkan kandidat untuk posisi utusan AS di tengah negosiasi tarif

Berita terkait: Pemerintah RI mungkin naikan harga BBM bersubsidi jika harga minyak global melonjak

Berita terkait: RI perkuat pasar domestik di tengah ketegangan global

Berita terkait: Indonesia tidak akan naikkan harga BBM subsidi meski minyak global melonjak

Penerjemah: Andi, Kenzu
Editor: Azis Kurmala
Hak Cipta © ANTARA 2026

Tinggalkan komentar