Pemerintah Bantah Isu Reshuffle Kabinet Menyusul Bergabungnya Djiwandono ke Bank Sentral

Jakarta (ANTARA) – Sekretaris Negara Indonesia, Prasetyo Hadi, menampik spekulasi soal perombakan kabinet besar-besaran pada Rabu. Dia menegaskan bahwa satu-satunya perubahan dalam “Kabinet Merah Putih” hanyalah kekosongan posisi di Kementerian Keuangan.

Pernyataan ini disampaikan di Istana Presiden sebelum pelantikan anggota Dewan Energi Nasional, di tengah beredarnya rumor tentang stabilitas dan komposisi pemerintahan saat ini.

Menteri itu menjelaskan bahwa meskipun ada pergantian pimpinan, ini adalah mutasi spesifik dan bukan sebuah guncangan politik.

Thomas Djiwandono, yang kini menjabat Wakil Menteri Keuangan, akan beralih menjadi Deputi Gubernur Bank Indonesia, bank sentral negara.

“Jika reshuffle diartikan sebagai proses Wakil Menteri Keuangan pindah ke Bank Indonesia—yang sudah lolos tahap fit and proper test DPR—maka itu benar,” jelas Hadi. “Artinya posisi wamenkeu akan kosong karena penugasan baru ini.”

Hadi menekankan bahwa pemerintah belum memilih pengganti untuk peran wakil menteri keuangan tersebut.

Pemerintah menunggu penyelesaian formal pengangkatan Djiwandono di bank sentral sebelum melanjutkan proses selanjutnya.

Menteri itu juga membantah laporan bahwa sudah ada daftar pendek kandidat yang sedang dibahas.

Dia menyatakan bahwa Presiden Prabowo Subianto akan melakukan tinjauan formal dan berkonsultasi langsung dengan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa sebelum menunjuk penerus.

Penerjemah: Andi, Kenzu
Editor: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Hak Cipta © ANTARA 2026

MEMBACA  Sejumlah Ketentuan dalam RUU Perampasan Aset Dinilai Perlu Diperkuat

Tinggalkan komentar