Pembunuh Jenderal Intelijen Rusia Ditahan di Dubai

Senin, 9 Februari 2026 – 00:46 WIB

Pria yang diduga menembak Jenderal Intelijen Militer Rusia, Vladimir Alekseyev, di Moskow telah ditangkap di Dubai. Kabar ini disampaikan oleh badan intelijen Rusia (FSB) pada hari Minggu, 8 Februari 2026.

Baca Juga:
Kremlin Tuduh ‘Teroris’ Ukraina Pelaku Penembakan Jenderal Intelijen Rusia

FSB menyebutkan pelaku adalah warga negara Rusia berusia 60-an bernama Lyubomir Korba. Dia ditangkap oleh polisi di Uni Emirat Arab dan kemudian diekstradisi ke Rusia.

Lyubomir Korba diidentifikasi sebagai orang asli dari Wilayah Ternopol, Ukraina. Dia diduga mencoba membunuh seorang jenderal senior Rusia awal pekan ini. Menurut juru bicara Komite Investigasi, Svetlana Petrenko, Korba bertindak atas perintah dinas rahasia Ukraina. Dia tiba di Moskow pada bulan Desember untuk melaksanakan serangan itu.

Baca Juga:
Jenderal Pentolan Intelijen Rusia Ditembak OTK di Moskow, Kondisi Kritis

"Sudah dipastikan bahwa Korba datang ke Moskow pada akhir Desember atas instruksi dinas rahasia Ukraina untuk melakukan aksi teror," kata Petrenko.

Menurut Petrenko, pelaku penembakan terbang dari Rusia ke Uni Emirat Arab beberapa jam setelah percobaan pembunuhan terhadap Letnan Jenderal Vladimir Alekseyev. Ia kemudian ditahan di Dubai dan diekstradisi ke Rusia.

Baca Juga:
Trump Tolak Perpanjang Perjanjian Senjata Nuklir dengan Rusia, Tuntut China Dilibatkan

Kantor berita TASS juga melaporkan pada hari Minggu bahwa seorang pria kedua bernama Viktor Vasin ditangkap di Moskow. Sementara itu, seorang wanita bernama Zinaida Serebritskaya yang diduga membantu pelaku penembakan telah kabur ke Ukraina, menurut FSB.

Surat kabar Rusia Kommersant mengutip sumber dekat penyelidikan yang mengatakan dua tersangka penembakan itu "akan segera diinterogasi" dan didakwa.

Alekseyev, yang menjabat sebagai wakil kepala GRU (badan intelijen militer Rusia), ditembak beberapa kali di sebuah apartemen di Moskow pada hari Jumat. Pria berusia 64 tahun itu, yang pernah mendapat penghargaan Pahlawan Rusia dari Presiden Vladimir Putin, dilaporkan dalam kondisi serius dan membutuhkan operasi.

MEMBACA  Koperasi Desa Kunci Perluasan Akses Kebutuhan Pokok: Prabowo

Penyelidik mengatakan pada hari Jumat bahwa seorang pria bersenjata yang tidak dikenal melepaskan beberapa tembakan ke arah Alekseyev sebelum melarikan diri dari tempat kejadian.

Pihak berwenang telah membuka kasus pidana untuk percobaan pembunuhan petugas penegak hukum dan penyimpanan senjata ilegal, kata seorang juru bicara pengadilan kepada TASS.

Halaman Selanjutnya

Alekseyev memainkan peran penting dalam operasi intelijen di Ukraina dan selama keterlibatan Rusia di Suriah untuk mendukung pemimpin Bashar al-Assad.

Tinggalkan komentar