Pembangunan 23.000 Unit Rumah di Jakarta oleh Pramono Serap 100.000 Tenaga Kerja

Senin, 22 September 2025 – 14:58 WIB

Jakarta, VIVA – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo mengatakan program pembangunan 23 ribu unit rumah di Jakarta yang akan digulirkan pemerintah pusat dapat menyerap hampir 100 ribu tenaga kerja.

Baca Juga:
Gempa Sukabumi Rusak Lima Rumah, Puluhan Warga Jadi Korban Terdampak

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan menerapkan beberapa kebijakan dari pemerintah pusat, salah satunya perumahan dan sanitasi. Untuk program perumahan, rencananya akan dibangun 23.000 unit rumah di berbagai wilayah Jakarta.

Unit rumah subsidi untuk wartawan di Perumahan Gran Harmoni Cibitung, Bekasi
Foto: VIVA.co.id/Fajar Ramadhan

Baca Juga:
Pramono Mau Evaluasi TransJakarta Buntut 3 Kali Kecelakaan dalam Sebulan

“Kebutuhan tenaga kerjanya hampir 100.000 orang. Karena ini memang program untuk bisa menyerap tenaga kerja ketika ekonomi sedang dalam tekanan,” kata Pramono di Balai Kota Jakarta, Senin.

Nantinya, ribuan rumah itu akan dibangun di sekitar wilayah Jakarta bekerja sama dengan Kementerian Perumahan. Pemprov DKI juga akan melibatkan kontraktor lokal untuk mempercepat pembangunan perumahan tersebut.

Baca Juga:
Kebakaran Rumah di Makassar, Anak Perempuan Tewas

“Termasuk kami juga bekerja sama dengan beberapa kontraktor yang ada di Jakarta, kami dorong untuk mereka melakukan itu,” kata Pramono.

Tidak hanya perumahan, lanjut dia, Pemprov DKI Jakarta juga menyiapkan program sanitasi yang mendapat dukungan penuh dari pemerintah pusat. Program ini difokuskan untuk meningkatkan layanan sanitasi masyarakat.

Sejauh ini, program sanitasi yang telah dijalankan berupa pembangunan tangki septik (septic tank) skala rumah tangga yang dilakukan di Rusunami Bidara Cina, Jakarta Timur pada Senin, 28 Juli 2025.

Pemprov Jakarta menargetkan pembangunan septic tank di 10 lokasi padat penduduk di Jakarta Timur.

MEMBACA  Harga flat di $97.5 ribu setelah kerugian akhir pekan saat $100 ribu tetap sulit dicapai Oleh Investing.com

Penampakan rumah subsidi untuk wartawan di Perumahan Gran Harmoni Cibitung

Dengan proyek ini, diharapkan sebanyak 921 kepala keluarga (KK) atau sekitar 2.936 jiwa tidak lagi buang air sembarangan ke saluran air atau sungai.

“Kebetulan program itu (penyediaan sanitasi layak) juga ada di Jakarta, sehingga kami melakukan proses kerjasama dengan kementerian terkait,” kata Pramono. (Ant)

Halaman Selanjutnya
Sejauh ini, program sanitasi yang telah dijalankan berupa pembangunan tangki septik (septic tank) skala rumah tangga yang dilakukan di Rusunami Bidara Cina, Jakarta Timur pada Senin, 28 Juli 2025.