Pelatihan Bahasa Asing dalam Program Sekolah Gratis

Jakarta (ANTARA) – Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) sedang mempersiapkan program pelatihan bahasa yang menawarkan enam bahasa asing untuk siswa di sekolah gratis pemerintah, Sekolah Rakyat.

Langkah ini bertujuan untuk mempersiapkan siswa agar siap kerja di masa depan, termasuk bagi mereka yang tertarik bekerja di luar negeri.

Menteri P2MI Mukhtarudin, dalam konferensi pers di Jakarta pada Senin, menyatakan bahwa penyediaan pelatihan bahasa adalah prioritas utama dalam kerjasama antara kementeriannya dengan Kementerian Sosial. Hal ini tertuang dalam nota kesepahaman (MoU) tentang integrasi pendidikan vokasi ke dalam Sekolah Rakyat.

“Ada 166 sekolah Sekolah Rakyat yang sudah beroperasi, sebagian besarnya setingkat SMA. Kami akan mengintegrasikannya dengan program pelatihan bahasa dan keterampilan kerja,” ujarnya.

Mukhtarudin menjelaskan bahwa keenam bahasa yang akan diajarkan adalah Bahasa Inggris, Arab, Jepang, Korea, Mandarin, dan Jerman. Pelatihan bahasa ini disesuaikan dengan kebutuhan pasar kerja global dan permintaan dari negara-negara mitra yang menerima pekerja dari Indonesia.

Dia menambahkan bahwa pemerintah juga terbuka kemungkinan menambah pelatihan untuk bahasa lain, seperti Portugis, mengingat makin luasnya peluang kerjasama dengan negara-negara di kawasan Eropa Selatan.

Menteri itu menjelaskan, selain pelatihan bahasa, program Sekolah Rakyat akan diintegrasikan dengan pelatihan vokasi, sertifikasi kompetensi, dan penempatan kerja, sesuai dengan kebutuhan industri di dalam maupun luar negeri.

Meski begitu, dia menegaskan bahwa program ini akan dilaksanakan secara bertahap, dimulai dengan sosialisasi di sekolah-sekolah Sekolah Rakyat.

Program Sekolah Rakyat, yang menyasar anak-anak dari keluarga miskin dan sangat miskin, bertujuan untuk memutus rantai kemiskinan di Indonesia. Hal ini sejalan dengan Instruksi Presiden Nomor 8 Tahun 2025 tentang Optimasi Penanggulangan Kemiskinan dan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem.

MEMBACA  Kolaborasi Kampus-Industri Membuka Akses Pasar untuk Riset

Berita terkait: Pemerintah ingin perkenalkan topik pekerja migran dalam program sekolah gratis
Berita terkait: Penempatan pekerja Indonesia di Turki akan fokus pada pekerjaan padat karya
Berita terkait: KP2MI-Kementerian Luar Negeri bekerja sama perkuat perlindungan pekerja migran

*Translator: M Riezko, Raka Adji
Editor: Azis Kurmala
Copyright © ANTARA 2025*