PBB Harus Segera Hentikan Perang Zionis Israel-AS terhadap Iran

Minggu, 29 Maret 2026 – 17:10 WIB

Jakarta, VIVA – Pengasuh Pondok Pesantren Mamba’ul Ma’arif Denanyar, Jombang, Jawa Timur, KH Abdussalam Shohib mengajak agar perang zionis Israel-Amerika Serikat melawan Iran segera diakhiri. Hal ini demi kemanusiaan dan perdamaian dunia.

"PBB harus segera menghentikan perang zionis Israel-AS dengan Iran. Tidak ada keuntungan dari sifat sombong kecuali kehancuran," ujar pria yang biasa dipanggil Gus Salam dalam pernyataannya, Minggu (29/3/2026).

Gus Salam melihat perang ini dilandasi persaingan dengan berbagai motif. Hal serupa, katanya, terjadi antara Rusia dan Ukraina.

"Motifnya adalah untuk memenuhi nafsu, terutama para pemimpinnya yang ingin menguasai, mendominasi, dan melemahkan pihak lain dengan berbagai cara," jelasnya.

Wakil Ketua PWNU Jatim periode 2018-2023 itu mengatakan, sejarah peradaban manusia telah membentuk karakter bangsa-bangsa. Lompatan ilmu pengetahuan dan teknologi mendasari kemajuan peradaban.

Namun, kemajuan itu sering digunakan untuk ambisi menundukkan pihak lain, dengan membagi kawan dan lawan. "Berkawan berdasarkan agama, ideologi, atau kepentingan strategis. Sementara yang lain ditempatkan sebagai pesaing atau lawan yang dicurigai dan dilemahkan," papar Gus Salam.

Dunia, lanjutnya, berkembang dengan normalitasnya sendiri dan bisa mencapai titik didih. Ketegangan sosial-politik selalu memicu ketidakseimbangan yang berujung pada benturan dan perang.

"Sikap sombong, serakah, dan ambisi berkuasa dari para pemimpin sering menjadi penyebab tragedi kemanusiaan. Saat itu terjadi, dunia dipaksa mencari keseimbangan baru," ucapnya.

Menurut Gus Salam, Iran sering diremehkan dan dianggap lemah akibat embargo dan tekanan politik global selama 47 tahun. Namun nyatanya, Iran tidak hanya bertahan tetapi juga bangkit dengan ideologi, ilmu pengetahuan, dan teknologinya.

"Iran telah menjadi negara maju dalam teknologi militer di Timur Tengah, membangkitkan kejayaan Persia. Dengan strategi cerdiknya, Iran memblokade Selat Hormuz—jalur utama perdagangan minyak dunia—dan memicu krisis global. Iran berhasil menegaskan kedaulatannya," katanya.

MEMBACA  Indonesia Mengecam Rencana Pengambilalihan Gaza Secara Sepihak oleh Israel

Halaman Selanjutnya

"Iran menjadi negara maju secara teknologi militer di kawasan timur tengah, sekaligus membangkitkan sejarah kecerdasan dan kebesaran persia. Dan dengan kecerdikan strateginya, Iran memblokade selat hormuz yang menjadi jalur utama perdagangan minyak dunia, dan memicu krisis global. Iran mampu menegaskan kedaulatannya," katanya.

Tinggalkan komentar