Palembang, Sumsel (ANTARA) – Militer dan polisi Indonesia telah mengerahkan personel satgas khusus, termasuk penembak jitu, di sepanjang tol Kayuagung–Palembang–Betung di Provinsi Sumatra Selatan untuk memastikan keamanan pemudik pada masa libur Idul Fitri 2026.
Panglima Komando Daerah Militer Sriwijaya Mayor Jenderal Ujang Darwis mengatakan langkah ini bertujuan mengencangkan pengamanan selama periode mudik tahunan sekaligus mengantisipasi potensi aksi kriminal di koridor jalan tol utama tersebut.
“Kami telah mengerahkan penembak jitu untuk mendukung operasi pengamanan selama periode mudik Idul Fitri 2026,” kata Ujang pada Selasa usai meninjau infrastruktur di seksi tol Kayuagung.
Peninjauan dilakukan bersama Gubernur Sumsel Herman Deru dan Kapolda Sumsel Irjen Sandi Nugroho saat pihak berwenang mengkaji persiapan menghadapi peningkatan lalu lintas selama lonjakan perjalanan liburan.
Ujang menyebutkan penggelaran personel bersenjata lengkap ini merupakan bagian dari operasi gabungan TNI dan Polri untuk memberikan jaminan keamanan yang lebih kuat bagi pemudik.
Kehadiran personel khusus dimaksudkan untuk mencegah aktivitas kriminal dan menenangkan pengendara yang menempuh perjalanan jarak jauh melintasi Sumatra pada salah satu periode perjalanan tersibuk tahun ini.
Penembak jitu diposisikan terutama di titik-titik rawan sepanjang rute, khususnya area yang jauh dari permukiman dan lokasi yang sebelumnya teridentifikasi sebagai titik potensial gangguan kriminal.
Pihak berwenang menyebut area seperti itu dapat mencakup ruas yang mungkin terjadi insiden lemparan batu atau pemalakan jalan oleh kelompok kriminal, yang berisiko bagi pengguna tol.
Pengembangan Keamanan
Kapolda Sumsel Irjen Sandi Nugroho mengatakan penggelaran pengamanan ini bertujuan agar pemudik merasa lebih aman dan nyaman selama musim perjalanan libur Idul Fitri 2026.
“Kami akan mengambil tindakan tegas terhadap segala ancaman keamanan dan ketertiban umum,” tegas Sandi, menekankan bahwa satuan polisi dan militer berkoordinasi erat sepanjang operasi.
Para pejabat menyatakan ruas tol Palembang–Betung rencananya akan dibuka sementara untuk penggunaan fungsional mulai 13 Maret 2026, gantu membantu meredam kemacetan selama arus mudik.
Rute ini berperan sebagai koridor utama yang menghubungkan arus kendaraan dari Provinsi Lampung ke Palembang dan daerah lain di Sumatra.
Sebagai bagian dari jaringan Jalan Tol Trans-Sumatra, koridor Kapal Betung memainkan peran penting dalam memfasilitasi mobilitas antarpovinsi di Sumatra bagian selatan selama puncak perjalanan liburan.
Pengelola tol juga akan menawarkan diskon tarif tol sebesar 30 persen mulai tujuh hari sebelum hingga tujuh hari setelah hari raya.
Diskon akan diterapkan secara otomatis pada transaksi yang memenuhi syarat tanpa persyaratan tambahan, kata pihak berwenang.
Berita terkait:
Jakarta kerahkan polisi dan militer untuk amankan malam Hari Raya
Polri luncurkan kampanye perjalanan aman untuk mudik Idul Fitri 2026
Kementerian peringatkan kenaikan kasus campak jelang libur Idul Fitri
Penerjemah: M.Imam P, Rahmad Nasution
Editor: Azis Kurmala
Hak Cipta © ANTARA 2026