Pasokan Terjamin: Inilah Beban Puncak Listrik pada Malam Natal

Jumat, 26 Desember 2025 – 05:10 WIB

Jakarta, VIVA – Perayaan malam Natal berjalan meriah di berbagai daerah di Indonesia. Hiasan Natal dan lampu berwarna-warni yang menghiasi jalan, mall, sampai perumahan terlihat gemerlap, bikin suasana jadi hangat dan penuh kebahagiaan.

Lampu-lampu Natal yang dipasang di pohon, pagar, dan gedung bersinar terang waktu malam. Di beberapa tempat, hiasan Natal digabung sama dekorasi bertema yang ditata rapi. Warna merah, hijau, dan emas mendominasi, ditambah lampu LED yang berkedip-kedip. Banyak warga yang manfaatkan momen ini untuk foto-foto bareng keluarga dan saudara.

Suasana misa malam Natal di Gereja Katedral Jakarta

Suasana khidmat juga terasa di sekitar gereja yang dihiasi lampu Natal. Cahaya remang-remang di halaman dan bangunan gereja jadi latar buat umat yang datang ikut misa, nambahin rasa tentram dan kebersamaan.

Di tengah gemerlap perayaan Natal, PT PLN (Persero) catat beban puncak pemakaian listrik pada malam Natal capai 44,5 gigawatt (GW), dengan daya mampu sampai 70,8 GW, jadi masih ada cadangan daya yang cukup.

“Perlu kami sampaikan beban puncak pada malam Natal mencapai 44,5 GW dengan daya mampu sebesar 70,8 GW. Makanya, kondisi pasokan listrik semalam sangat aman karena masih ada cadangan daya yang mencukupi,” kata Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo dalam keterangan resminya, Kamis, 25 Desember 2025.

Dia jelaskan 69 ribu personel PLN yang tersebar di 3.402 posko di seluruh Indonesia masih terus siaga 24 jam untuk jamin keandalan pasokan listrik sampai akhir periode Siaga Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).

“Prioritas pengamanan listrik difokuskan pada tempat-tempat vital dan pusat kegiatan masyarakat, kayak tempat ibadah, rumah sakit, bandara, stasiun, terminal, sampai pusat perbelanjaan yang semuanya didukung skema suplai listrik berlapis,” ujar Darmawan.

MEMBACA  Laporan Pertama Kasus Flu Burung Mematikan pada Beruang Kutub Dilaporkan di Alaska.

Gak cuma itu, personel yang siaga juga dilengkapi 1.917 unit generator set (Genset), 737 unit Uninterruptible Power Supply (UPS), 1.338 unit Gardu Bergerak, 434 unit truk crane, 4.720 unit kendaraan operasional, dan 4.412 unit sepeda motor.

Darmawan tambahkan, pihaknya juga pastikan kecukupan energi primer untuk semua pembangkit listrik dalam kondisi aman, yang terlihat dari perhitungan Hari Operasi Pembangkit (HOP).