Pancasila, Fondasi Indonesia Hadapi Konflik Global: Prabowo

Jakarta (ANTARA) – Presiden Prabowo Subianto menekankan Pancasila sebagai fondasi kuat Indonesia dalam menghadapi konflik global di berbagai negara, yang juga berdampak tidak langsung pada ekonomi nasional.

“Di dunia yang makin terpecah oleh konflik, persaingan geopolitik, perang dagang, dan ketidakpastian ekonomi, Indonesia punya pondasi yang kuat yaitu Pancasila,” ujarnya pada peringatan Hari Pancasila 2026 di Jakarta, Senin.

Menurutnya, kondisi global saat ini membawa tantangan besar bagi banya negara, termasuk persaingan geopolitik dan gejolak ekonomi yang memengaruhi stabilitas dan pembangunan.

Namun, ia yakin Indonesia punya dasar kuat untuk menghadapi tantangan itu, karena Pancasila berakar pada sejarah, pengalaman, dan cita-cita bangsa yang menyatukan keberagamannya.

Kepala negara memandang Pancasila sebagai landasan yang memungkinkan bangsa yang terdiri dari ratusan suku dan tersebar di ribuan pulau, tetap bersatu dengan satu tujuan nasional.

“Pancasila bukan dokumen sejarah, dan tidak boleh hanya jadi slogan yang diucapkan di setiap upacara,” kata Prabowo.

Ia melanjutkan, Pancasila harus menjadi pedoman utama di semua aspek kehidupan berbangsa dan bernegara, termasuk politik, hukum, sosial, budaya, dan tentunya pembangunan ekonomi nasional.

Prabowo menambahkan bahwa nilai-nilai Pancasila juga menjadi dasar transformasi ekonomi nasional yang dilakukan pemerintah, supaya manfaat pertumbuhan bisa dirasakan secara merata oleh rakyat.

Presiden lalu mencontohkan berbagai program seperti ketahanan pangan, hilirisasi sumber daya alam, Makan Bergizi Gratis, dan penguatan ekonomi desa melalui Koperasi Merah Putih sebagai bagian dari upaya memastikan manfaat pembangunan tidak terbatas pada segelintir kalangan.

Ia yakin bahwa Indonesia bisa berdiri sebagai bangsa yang disegani, jika semua elemen masyarakat konsstan mengimplementasikan Pancasila di seluruh sektor kehidupan.

“Kalau kita benar-benar menjalankan Pancasila di politik, hukum, budaya, dan terutama di bidang ekonomi, Indonesia bukan cuma jadi negara makmur, tapi juga dihormati negara lain,” ujarnya.

MEMBACA  Indonesia Berupaya Capai Swasembada Garam dan Menjaring Investor

Prabowo mengakhiri dengan mengajak semua warga negara untuk menjunjung dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila demi mewujudkan Indonesia yang adil, makmur, berdaulat, dan bermartabat.

Tinggalkan komentar