Padi Reborn: Perayaan 28 Tahun Berkarya dengan Konser Panggung 360 Derajat

Ringkasan Berita:

Padi Reborn rayakan 28 tahun berkarya lewat konser bertajuk ‘Konser Dua Delapan’ di Tennis Indoor Senayan, tanggal 31 Januari 2026.
Konsep konser ini mengadopsi filosofi angka 28 sebagai simbol infinity (keabadian) dan kebersamaan yang ga putus-putus.
Panggung konser akan berbentuk 360 derajat dilengkapi layar LED dinamis, sehingga semua personel bisa menyapa seluruh penonton.
Konser ini dimaknai sebagai bentuk rasa syukur dan perayaan kebersamaan antara band dengan para penggemar setianya, Sobat Padi.

Laporan Wartawan WARTAKOTALIVE.COM, ARIE PUJI WALUYO

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA – Grup band Padi Reborn menandai perjalanan 28 tahun mereka di industri musik Indonesia dengan menggelar ‘Konser Dua Delapan’.

Konser yang digagas Megapro Communication ini akan diadakan di Tennis Indoor Senayan, Jakarta Pusat, pada 31 Januari 2026.

Para personel yaitu Piyu (gitar), Fadly (vokal), Ari (gitar), Rindra (bass), dan Yoyo (drum) merasa moment konser ini sangat spesial bagi mereka. Soalnya, 28 tahun itu bukan cuma sekadar angka biasa.

“Kita memang akan merujuk pada suatu perjalanan. Angka 28 itu lebih ke makna yang terkandung di dalamnya. Artinya, 28 tahun Padi berdiri,” ujar Piyu dalam jumpa pers di gedung JNE Tomang, Jakarta Barat, Jumat (23/1/2026).

“Angka 28 ini mengandung angka 8 yang artinya infinity (tak terbatas), sesuatu yang terus berlanjut,” tambahnya.

Baca juga: Piyu Padi Reborn Perkenalkan Mantra Digital sebagai Solusi Masalah Royalti di Industri Musik

Filosofi ‘infinity’ atau tanpa putus ini kemudian diwujudkan Padi Reborn dalam tata panggung yang megah.

Piyu membocorkan bahwa mereka akan memakai konsep panggung 360 derajat.

“Nanti panggung kita 360, jadi enggak akan putus. Panggungnya ada di tengah, jadi penonton bisa lihat dari berbagai sisi,” kata Piyu.

MEMBACA  Tiga Tahun Berlalu, Playdate Tetap Rahasia Terbaik Dunia Game

Ga cuma bentuk panggungnya yang unik, teknologi visual yang disiapkan juga diklaim akan memanjakan mata Sobat Padi.

“Nanti di sekitar panggung bakal ada LED, lalu di atasnya juga ada LED yang bisa naik turun. Personelnya juga bisa berpindah-pindah posisi,” jelas Piyu.

Baca juga: Padi Reborn Luncurkan Single Ego, Hadirkan Warna Baru dari Album Terbaru Dua Delapan

“Saya sendiri juga belum bisa membayangkan sepenuhnya, tapi kayaknya belum pernah ada konser dengan konsep seperti ini di Indonesia,” sambungnya.

Bentuk panggung memutar itu memungkinkan semua personel Padi Reborn bisa menyapa seluruh penggemar. Posisi drum akan ada di tengah, sementara yang lainnya mengisi formasi panggung yang berputar.

“Yang lain bisa mutar-mutar. Tapi, saya kan main drum jadi gabisa pindah. Akhirnya saya usul ada dua set drum, depan dan belakang. Jadi bisa menyapa semua penonton,” kata Yoyo Padi Reborn.

Tinggalkan komentar