Operasi Ketupat 2026: Didukung Drone dan Pusat Kendali Bergerak

Sabtu, 14 Maret 2026 – 19.08 WIB

Jakarta, VIVA – Pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 tahun ini didukung teknologi yang semakin modern. Tujuannya untuk memantau arus mudik dengan lebih akurat dan cepat.

Wakapolri Komjen. Pol Dedi Prasetyo menilai kesiapan teknologi untuk pengamanan mudik tahun ini jauh lebih baik dari tahun-tahun lalu. Pernyataan ini ia sampaikan saat meninjau langsung Command Center Operasi Ketupat di KM 29 Tol Jakarta–Cikampek.

Menurutnya, teknologi sekarang memungkinkan petugas memantau lalu lintas secara real time. Ini juga membantu dalam pengambilan keputusan untuk rekayasa lalu lintas.

“Kalau menurut saya tahun ini jauh lebih siap. Selain Command Center mobile yang pakai drone, untuk penindakan kita juga gunakan drone ETLE,” ujar Dedi, Sabtu (14/3/2026).

Dijelaskannya, drone adalah komponen penting untuk pemantauan arus lalu lintas saat mudik. Ada dua jenis drone yang dipakai dalam Operasi Ketupat tahun ini.

Pertama, drone yang terintegrasi dengan Command Center mobile. Drone ini untuk memantau titik-titik yang tidak terjangkau kamera CCTV. Dengan teknologi ini, petugas dapat mendapat gambaran situasi lapangan yang lebih menyeluruh. Analisis data lalu lintas pun bisa lebih cepat dan tepat.

“Command Center mobile ini dilengkapi drone yang akan lihat titik-titik yang tidak terpantau CCTV. Dari situ kita bisa lakukan analisa data untuk ambil keputusan yang diperlukan,” jelasnya.

Selain drone, sistem pengawasan arus mudik tahun ini juga didukung analisa berbasis kecerdasan buatan (artificial intelligence / AI). Teknologi ini memungkinkan analisis data dan pemaknaan situasi lalu lintas dilakukan secara realtime di sepanjang jalur mudik.

Pemantauan terintegrasi langsung dengan command centre di berbagai wilayah, seperti Jawa, Sumatra, Bali, dan jalur utama mudik lain di Indonesia. Dengan sistem ini, perkembangan situasi di lapangan bisa dipantau dengan cepat dan terpusat.

MEMBACA  Earbuds ini memiliki kualitas suara yang jauh di atas harga mereka. Dan itu belum menjadi fitur terbaik mereka.

Sistem pemantauan juga dilengkapi teknologi traffic counting. Fungsinya untuk menghitung jumlah kendaraan yang melintas di ruas jalan utama.

Halaman Selanjutnya

Tinggalkan komentar