Mudik Sebagai Ibadah dan Ladang Pahala, Lakukan 5 Hal Penting Ini

Senin, 16 Maret 2026 – 18:10 WIB

Jakarta, VIVA – Tradisi mudik menjelang Hari Raya Idul Fitri adalah momen yang sangat ditunggu-tunggu masyarakat Indonesia. Setiap tahun, jutaan perantau pulang ke kampung halaman untuk berkumpul bersama keluarga.

Namun, sebenarnya perjalanan mudik bukan cuma tradisi tahunan saja. Kegiatan ini bisa jadi amalan ibadah yang bernilai kalau dilakukan dengan niat dan cara yang benar. Yuk, scroll untuk lanjut baca!

Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Bidang Keagamaan, KH Ahmad Fahrur Rozi atau yang biasa dipanggil Gus Fahrur, memberikan beberapa pesan untuk para pemudik. Tujuannya agar pulang kampung bukan cuma jadi aktivitas biasa, tapi juga mendatangkan pahala di sisi Allah SWT.

Menurut beliau, ada beberapa hal penting yang bisa dilakukan umat Islam selama mudik agar jadi bagian dari ibadah.

1. Niatkan untuk Silaturahim
Hal pertama yang perlu diperhatikan adalah meluruskan niat. Mudik sebaiknya diniatkan untuk mempererat silaturahim dengan keluarga, terutama orang tua dan sanak saudara di kampung.
"Ini faedah dan pahalanya sangat besar, apalagi untuk mengunjungi orang tua yang termasuk dalam birrul walidain. Pahalanya besar dan mendatangkan banyak keberkahan hidup di dunia dan akhirat," kata Gus Fahrur, seperti dilansir NU Online, Senin 16 Maret 2026.
Beliau juga mengingatkan bahwa dalam sebuah hadits disebutkan, menjaga silaturahim dengan mengunjungi keluarga bisa menjadi sebab dilapangkannya rezeki dan dipanjangkannya umur seseorang.

2. Melaksanakan Shalat Sunnah Safar Sebelum Berangkat
Sebelum berangkat, para pemudik disarankan untuk menunaikan shalat sunnah safar. Amalan ini dilakukan sebagai bentuk doa dan permohonan kepada Allah agar perjalanan diberikan keselamatan serta kemudahan.
"(Perjalanan mudik) sebaiknya dimulai dengan shalat sunnah safar, lalu berdoa minta keselamatan dan keamanan dalam perjalanan," ujar Gus Fahrur.
Adapun niat shalat sunnah safar adalah:
Ushalliî sunnatas safari rak’ataini lillâhi ta’âla
Artinya: "Saya niat shalat sunnah perjalanan dua rakaat karena Allah ta’âla."

MEMBACA  Penurunan Penjualan Paksa Raksasa Ritel PHK Ribuan Pekerja

Setelah shalat, dianjurkan untuk membaca doa memohon perlindungan dan kelancaran perjalanan.
"Doanya: ‘Ya Allah, hanya kepada-Mu aku minta tolong, hanya kepada-Mu aku berserah. Tuhanku, tundukkanlah bagiku segala kesulitan urusanku, mudahkan untukku hambatan perjalananku, anugerahkanlah aku kebaikan melebihi apa yang kuminta, palingkan diriku dari segala kejahatan. Tuhanku, lapangkanlah dadaku, dan mudahkan urusanku. Ya Allah, aku minta penjagaan dan menitipkan diriku, agamaku, keluargaku, kerabatku, dan semua yang telah Kauberikan kepadaku, baik kebaikan akhirat maupun dunia. Lindungilah kami dari segala kejahatan, wahai Dzat Yang Maha Pemurah.’"

Halaman Selanjutnya
3. Perbanyak Amal Saleh Selama Perjalanan

Tinggalkan komentar