Kamis, 2 April 2026 – 08:02 WIB
Korea, VIVA – Kehadiran Carmen Hearts2Hearts di acara kenegaraan baru-baru ini sukses menarik perhatian publik, terutama penggemar K-pop di Indonesia. Idol muda itu terlihat menghadiri jamuan makan siang resmi yang mempertemukan Prabowo Subianto dengan Presiden Korea Selatan, Lee Jae Myung.
Momen ini sangat spesial karena tidak cuma hadir, Carmen juga ikut berinteraksi langsung dan bahkan berfoto bersama keduanya. Foto kebersamaan itu kemudian diunggah di akun media sosial resmi Presiden Korea Selatan, yang langsung jadi perbincangan hangat di internet. Scroll ke bawah buat baca artikel lengkapnya.
Foto yang menampilkan Carmen Hearts2Hearts bersama Prabowo dan Lee Jae Myung cepat menyebar, salah satunya diunggah ulang sama Instagram @beritakorea.id. Banyak netizen yang bangga melihat perwakilan Indonesia bisa ada di momen penting internasional kayak gitu.
Gak cuma itu, fotonya Carmen bahkan dipakai sebagai thumbnail di konten resmi milik Presiden Korea Selatan. Hal ini tentu jadi pencapaian sendiri, soalnya gak semua figur publik, apalagi rookie K-pop, bisa dapat sorotan sebesar itu di acara kenegaraan.
Yang menarik, kehadiran Carmen gak berhenti di sesi foto doang. Dia juga muncul di video yang diunggah di kanal YouTube resmi Presiden Lee Jae Myung. Kemunculan ini jadi eksposur langka yang jarang didapetin sama idol baru di industri K-pop.
Partisipasi Carmen dalam acara itu juga dianggap sebagai kebanggaan sendiri buat Indonesia. Dia dinilai berhasil bawa nama Indonesia ke panggung global dengan cara yang beda, yaitu lewat industri hiburan yang semakin mendunia.
Momen ini sekaligus nunjukin gimana budaya pop, khususnya K-pop, sekarang bisa jadi jembatan diplomasi yang mempertemukan berbagai pihak, termasuk tokoh-tokoh penting dunia.
“Proud of you, Nyoman Ayu Carmenita ??, kehormatan besar jadi tamu undangan resmi yg diundang langsung sama Presiden Korea.”
“keren bgt, photo sama 2 org penting dari dua negara.”
“Carmen hoki bgt diapit 2 presiden. Pertama dan satu2nya Idol yg ah sudah lah kita cuma remahan peyek.”