Mobil BYD Buatan Indonesia Akan Segera Hadir

Sabtu, 17 Januari 2026 – 15.30 WIB

Zhengzhou, VIVA – Pembangunan pabrik BYD di Subang, Jawa Barat, terus menunjukkan perkembangan yang sangat baik. Perusahaan dari China itu memastikan semua persiapan untuk produksi berjalan sesuai rencana. Targetnya, mobil pertama akan keluar dari jalur produksi pada awal tahun 2026.

Baca Juga:


Pabrik Zhengzhou Jadi Modal BYD Kuasai Pasar Otomotif Global

Hal ini dijelaskan oleh Liu Xueliang, General Manager BYD untuk penjualan di Asia-Pasifik. Dia menyebut BYD sudah menyelesaikan semua urusan administrasi dan perizinan untuk pabrik di Indonesia.

“Kami sudah memenuhi semua komitmen dan mendapat semua izin serta sertifikat yang diperlukan. Semua persetujuan untuk pabrik BYD di Subang sudah kami dapatkan,” ujarnya, seperti dikutip VIVA Otomotif pada Sabtu, 17 Januari 2026.

Baca Juga:


BYD Kasih Kode Keras, Denza B5 Siap Masuk Indonesia

Menurut dia, saat ini BYD sedang dalam tahap persiapan akhir. Ini termasuk proses pengujian dan penyiapan fasilitas produksi. Semua tahapan ini berjalan semakin cepat karena sudah mendekati fase produksi massal.

“Kami sudah punya jadwal dan sekarang semua proses dipercepat. Pengujian dan penyiapan terus berjalan sebagai bagian dari persiapan akhir,” katanya.

Baca Juga:


Terpopuler: Biaya Harian Mini Cooper, Peta Kekuatan Mobil Jepang-China, dan Sirkuit NEV BYD

Liu menekankan bahwa BYD tetap optimis target produksi bisa tercapai sesuai rencana. Jika tidak ada halangan, mobil pertama BYD akan segera keluar dari pabrik di Subang pada awal 2026.

“Kami sangat optimis bisa melihat mobil pertama BYD keluar dari jalur produksi pada kuartal pertama 2026,” jelasnya.

Yang menarik, pabrik BYD di Subang tidak hanya akan memproduksi satu model mobil. Liu memastikan fasilitas itu dirancang untuk merakit lebih dari satu model, meski detail modelnya masih dalam pertimbangan internal.

MEMBACA  Antusiasme Warga Memburu Bazar Minyak Goreng Murah yang Diselenggarakan oleh Caleg Perindo Nia Sita

“Tidak hanya satu model. Kami pertimbangkan untuk memproduksi lebih dari satu model di pabrik ini,” ucapnya.

Pembangunan pabrik ini juga menunjukkan posisi Indonesia sebagai pasar dan basis produksi strategis BYD di luar China. Selama dua tahun terakhir, BYD mengamati perkembangan pasar Indonesia sebelum memutuskan untuk berinvestasi disini.

Liu menekankan, BYD tidak ingin hanya memberi janji besar tentang investasi. Komitmen BYD kepada Indonesia akan dibuktikan melalui tindakan nyata, termasuk mempercepat kesiapan pabrik Subang.

Halaman Selanjutnya

“Kami tidak ingin banyak bicara tentang komitmen. Kami ingin menunjukkannya lewat tindakan nyata, teknologi, produk, dan pengembangan ekosistem,” ungkapnya.

Tinggalkan komentar