Mobil Amerika Kini Mulai Digemari di Jepang

Selasa, 17 Februari 2026 – 13:00 WIB

Tokyo, VIVA – Mobil Amerika di Jepang mulai mendapat jalan lebih mulus. Ini setelah pemerintah setempat menyiapkan sistem sertifikasi baru yang mempermudah kendaraan produksi Amerika untuk dijual. Kebijakan ini menjadi bagian dari kesepakatan antara Jepang dan Amerika Serikat yang bertujuan membuka akses pasar lebih luas.

Lewat aturan baru tersebut, mobil Amerika di Jepang yang sudah memenuhi standar keselamatan di Amerika tidak perlu lagi menjalani pengujian tambahan. Artinya, kendaraan penumpang buatan AS bisa langsung dipasarkan tanpa proses sertifikasi ulang yang selama ini cukup memakan waktu.

Langkah ini diumumkan oleh Kementerian Pertanahan, Infrastruktur, Transportasi, dan Pariwisata Jepang sebagai bagian dari sistem baru yang sedang disiapkan. Dalam skemanya, dikutip VIVA Otomotif dari Carscoops, Selasa 17 Februari 2026, mobil yang telah lolos standar keselamatan di Amerika akan dianggap memenuhi standar keselamatan di Jepang.

Kebijakan ini diperkirakan membawa dampak besar bagi industri otomotif, terutama bagi pabrikan Jepang yang punya basis produksi di Amerika. Selain mempercepat proses masuk pasar, aturan ini juga bisa menekan biaya distribusi dan administrasi.

Toyota menjadi salah satu merek yang sudah lebih dulu mengungkap rencana untuk membawa mobil produksi Amerika ke Jepang. Beberapa model yang disebut akan dipasarkan termasuk Camry, Highlander, dan pikap Tundra yang identik dengan gaya Amerika.

Model pikap seperti Tundra bahkan disebut sebagai representasi budaya otomotif Amerika yang kuat. Meski segmennya tidak terlalu besar di Jepang, Toyota percaya daya tariknya tetap bisa memikat konsumen yang mencari sesuatu yang berbeda.

Tidak hanya Toyota, mobil Amerika di Jepang juga mulai dilirik oleh pabrikan lain seperti Honda. Produsen tersebut dikabarkan mempertimbangkan untuk membawa model Pilot dan Ridgeline yang diproduksi di Amerika ke pasar domestik mereka.

MEMBACA  Tahanan Belarusia Rayakan Kebebasan Usai Amerika Cabut Sanksi

Langkah serupa juga berpotensi dilakukan oleh Nissan yang memiliki sejumlah model global berbasis produksi Amerika. Beberapa nama yang disebut-sebut berpeluang masuk ke Jepang antara lain Murano dan Pathfinder.

Dengan aturan baru ini, mobil Amerika di Jepang bisa semakin sering terlihat di jalanan Negeri Sakura dalam beberapa tahun ke depan. Hal ini juga membuka peluang bagi konsumen Jepang untuk memiliki pilihan kendaraan dengan karakter yang berbeda dari mobil lokal.

Di sisi lain, kebijakan tersebut juga menunjukkan adanya perubahan pendekatan di industri otomotif Jepang yang selama ini dikenal cukup ketat soal regulasi. Jika berjalan lancar, keputusan ini bisa memicu persaingan baru di pasar domestik sekaligus memperluas pilihan model bagi konsumen.

Tinggalkan komentar